TENGGARONG – Hari Raya Idulfitri identik dengan masak-masak besar. Hampir setiap keluarga, termasuk masyarakat Kukar, berlomba-lomba menyajikan hidangan terbaiknya untuk para tamu. Karena itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar meminta warga menjaga dapur –area yang akan terus ngebul, agar terhindar dari bencana kebakaran.
Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani, menekankan pentingnya kewaspadaan ekstra, terutama saat aktivitas di dapur sedang tinggi-tingginya.
Fida merangkum lima hal krusial yang wajib diperiksa setiap kepala keluarga demi menjaga keamanan hunian dari risiko kebakaran. Pertama, kondisi kompor dan tabung gas harus selalu diperiksa, terutama pada bagian selang dan regulator, baik sebelum maupun sesudah memasak, untuk memastikan tidak ada kebocoran gas yang bisa memicu kebakaran.
Selain itu, masyarakat diingatkan agar tidak meninggalkan masakan tanpa pengawasan saat kompor masih menyala, meskipun hanya sebentar. Kelalaian kecil di dapur dapat berujung pada kebakaran yang membahayakan seluruh penghuni rumah.
Dalam hal kelistrikan, penggunaan peralatan elektronik juga harus diperhatikan dengan bijak. Fida menekankan pentingnya menghindari penggunaan stop kontak secara berlebihan atau overload karena berpotensi menyebabkan korsleting listrik.
Ia juga mengingatkan agar bahan-bahan yang mudah terbakar, seperti kain lap, plastik, maupun kertas, tidak diletakkan dekat sumber api atau area kompor. Penempatan barang yang sembarangan dapat memperbesar risiko api cepat menyambar.
Terakhir, pengawasan terhadap anak-anak perlu diperketat, terutama agar mereka tidak bermain api atau menyalakan petasan di dalam maupun di sekitar rumah yang rawan terbakar. Langkah-langkah sederhana ini dinilai penting untuk mencegah kebakaran dan menjaga keselamatan keluarga.
Teledor Berpotensi Tekor
Kadisdamkarmatan mengingatkan kelalaian kecil di dapur bisa berdampak fatal, terutama saat pemakaian energi listrik dan gas meningkat drastis menjelang lebaran.
“Kami ingin masyarakat merayakan lebaran dengan aman dan nyaman bersama keluarga. Jangan sampai momen bahagia ini terganggu oleh musibah yang sebenarnya bisa kita cegah dengan ketelitian,” ujar Fida Hurasani, Jumat (20/3/2026).
Pihak pemadam kebakaran juga memastikan personel tetap siaga 24 jam selama masa libur lebaran untuk merespons cepat jika terjadi keadaan darurat di wilayah Kukar.
Laporan: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com








