Mediaetam.com, Jakarta – Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum akan bebas dari penjara pada April 2023 mendatang. Selepas menjalani masa hukuman kasus korupsi, Anas berpeluang besar kembali terjun ke politik. Bahkan Partai Kebangkitan Nasional (PKN) telah menyiapkan posisi strategis di partainya.
Dilansir dari Liputan6.com Anas Urbaningrum akan menempati jabatan khusus di majelis partai bersama mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Laksamana Sukardi. Jabatan strategis tersebut yang akan menjadi penentu arah perjuangan PKN.
Saat ini, Anas Urbaningrum masih menjalani hukuman 8 tahun penjara di Lapas Sukamiskin, Bandung atas kasus korupsi proyek pembangunan wisma atlet Hambalang, Bogor. Anas akan bebas bulan depan setelah hukumannya disunat dari semula 14 tahun menjadi 8 tahun lewat upaya Peninjauan Kembali (PK).
Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Adi Prayitno melihat, PKN memang disiapkan sebagai landasan pacu bagi kebebasan Anas Urbaningrum. Hal itu jelas disampaikan Ketua Umum (Ketum) PKN Gede Pasek Suardika yang merupakan loyalis Anas.
“Jadi Anas setelah bebas, karier politiknya ingin diselamatkan oleh Gede Pasek melalui PKN,” ujar Adi saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (2/3/2023).
Sekalipun Anas Urbaningrum tidak memiliki hak politik selama 5 tahun ke depan, namun menurut Adi, kisahnya banyak ditunggu oleh masyarakat terutama terkait kasus hukum yang menjeratnya. Apalagi Anas dan sejumlah loyalisnya menyatakan bahwa mantan Ketum Demokrat ini telah dizalimi dan dikriminalisasi.
“Anas pastinya ditunggu akan blak-blakan bongkar-bongkaran terkait kasus yang menimpa dirinya, kan begitu cerita paling ditunggu,” katanya.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini menuturkan bahwa PKN bisa dianggap sebagai replika politik Anas Ubaningrum yang akan berhadapan dengan Partai Demokrat. Bahkan PKN bisa dibilang sebagai antitesa partainya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
“Karena apapun judulnya Anas mantan Ketum Partai Demokrat yang kemudian tersangka dihukum cukup lama, dan PKN ini tentunya mencoba untuk menjadi partai politik yang bisa head to head dan antitesa dengan Demokrat,” ujar Adi.
PKN bisa menjadi kendaraan Anas Urbaningrum untuk membuktikan diri dalam panggung politik nasional. Tentunya kemampuan Anas melakukan manuver dan mengkonsolidasi kekuatan politiknya sangat ditunggu publik. “Bisa tunjukkan kepada orang-orang yang selama ini dalam tanda kutip telah membuat Anas terjerembab dalam persoalan hukum yang cukup panjang.”
“Yang jelas Anas bebas sangat banyak ditunggu oleh publik terutama Anas akan bicara secara transparan, secara blak-blakan terkait kasus hukum yang sedang membelitnya beberapa waktu lalu itu seperti apa, melibatkan siapa saja, dan seterusnya” ucap Adi menandaskan.
Sumber : Anas Urbaningrum Bebas April 2023, Peluang Kembali ke Panggung Politik?
Editor : Muhammad Amin Khizbullah








