Mediaetam.com, Tenggarong – Pembahasan Rencana Anggaran Pemerintah Belanja Daerah (RAPBD) mulai dibahas antara pemerintah dan DPRD Kutai Kartanegara.
Menurut Sekretaris Dewan Kukar, Ridha Darmawan RAPBD sementara dalam pembahasan dan sesuai dengan ketentuan batasnya sampai 30 November 2020.
“Tim anggaran pemerintah darah (TAPD) dan badan anggaran (Banggar) sekarang sedang mengusahakan agar RAPBD dapat selesai tepat waktu” ucapnya.
Dia melanjutkan proyeksi yang diajukan dalam rapat paripurna Rp 4,6 triliun dan besaran pengesahannya, nanti bergantung pembahasan.
“Sementara masih dibahas, Senin depan akan dilanjutkan” ujar lelaki berkacamata itu.
Dia melanjutkan setelah pengesahan, dilanjutkan tahapannya ke evaluasi provinsi, dalam tahapan evaluasi provinsi tersebut, ada kemungkinan berubah.
“Berubah kalau ada anggaran pusat yang masuk atau anggaran provinsi,” kata Ridha.

Sementara Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono mengatakan besaran anggaran RAPBD semua kemungkinan masih bisa terjadi, belum bisa dipastikan besarannya
“Untuk rapat TAPD bersama DPRD sendiri baru 2 kali,” ucapnya
Dia menambahkan, jika APBD menurun hal ini akan sangat berdampak. Besaran anggaran akan sangat berpengaruh terhadap pembangunan yang akan kita laksanakan.
“Jikalau anggarannya cukup, artinya capaian-capaian Pemda bisa kita laksanakan,” kata Suggono
Dia melanjutkan untuk sementara dalam pembahasan bersama seluruh organisasi perangkat daerah.
“Kemarin kami ada koordinasi dengan DPRD terkait postur anggaran dan pemanfaatan,” ucapnya
Dia menambahkan setelah postur APBD selesai, baru akan disusun kegiatan sesuai dengan yang direncanakan. (Akbar)








