Aulia Pastikan Kredit Kukar Idaman Terus Jalan, Nilai Bantuan Naik Tiga Kali Lipat

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri usai ditemui sehabis pembukaan MTQ ke-46 tingkat kabupaten Kutai Kartanegara, (24/10/25). (Nur/Media Etam)

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan program Kredit Kukar Idaman (KKI) tetap berlanjut dan bahkan akan ditingkatkan pada tahun 2026 mendatang. Program unggulan ini menjadi salah satu bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pelaku usaha mikro, petani, dan nelayan agar bisa naik kelas dan mandiri secara ekonomi.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri menyebut peningkatan nilai bantuan ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi masyarakat di berbagai sektor.

Bacaan Lainnya

“Program KKI kita lanjut, bahkan kita tingkatkan. Kita sudah sepakat menaikkan dari 50 juta jadi 150 juta,” ungkapnya saat ditemui Jumat.

Peningkatan dana ini juga diiringi dengan langkah strategis dalam memperkuat modal kerja melalui kerja sama dengan Bankaltimtara.

“Dividen yang kita peroleh dari Bankaltimtara sebesar 21 miliar di tahun 2024 akan kita sertakan kembali. Dengan begitu, penyertaan modal kita akan naik menjadi sekitar 42 miliar,” ujarnya.

Belum Bisa Rp500 Juta

Menurut Aulia, hasilnya sejauh ini cukup membanggakan. Tingkat pinjaman program KKI sudah melebihi 70 persen dari total dana yang digulirkan, sementara angka kredit macetnya di bawah 2,5 persen.

“Artinya, kredit ini sudah sangat sehat. Masyarakat yang meminjam bisa mengelola usahanya dengan baik,” jelasnya.

Meski begitu, ia mengakui pihak Bankaltimtara belum bisa langsung menaikkan plafon pinjaman hingga 500 juta karena masih menunggu tambahan modal baru dari Pemkab Kukar.

“Insyaallah di 2026 itu kita sertakan kembali, karena pos anggarannya sudah kita siapkan dari dividen tahun sebelumnya,” terang Aulia.

Kredit yang bergulir melalui program KKI terbukti berdampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

“Kalau kita lihat, dari serapan pinjaman yang tinggi dan tingkat kemacetan rendah, uangnya muter dengan bagus. Itu artinya program ini berjalan efektif,” ucapnya.

Aulia juga menegaskan KKI bukan sekadar bantuan keuangan, tapi bagian dari strategi besar Pemkab Kukar untuk menciptakan kemandirian ekonomi lokal. “Kita lihat UMKM tumbuh, petani dan nelayan juga meningkat produktivitasnya. Jadi ini saling berhubungan,” tambahnya.

Kredit Kukar Idaman merupakan salah satu dari 17 Program Prioritas Kukar Idaman Terbaik, Program ini bertujuan memperkuat sektor ekonomi kerakyatan dengan menghadirkan akses pembiayaan murah tanpa bunga bagi masyarakat produktif.

Melalui peningkatan program KKI ini, pemerintah berharap lebih banyak masyarakat Kukar bisa merasakan manfaat pembangunan ekonomi daerah secara langsung.

“Harapan kita, warga Kukar semakin sejahtera, punya usaha yang kuat, dan tidak bergantung lagi pada pinjaman berbunga tinggi,” tutup Aulia. (Nur/Adv/Prokom Kukar)

Bagikan:

Pos terkait