Biaya Pakan Melambung, Distanak Kukar Minta Peternak Bentuk Kelompok untuk Akses Bantuan Pemerintah

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanak Kukar, Aji Gazali Rahman. (Dilla/Media Etam)

TENGGARONG – Menanggapi keluhan peternak unggas di Kukar terkait tingginya biaya operasional dan pakan, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memberikan solusi konkret. Para peternak mandiri diimbau untuk segera membentuk kelompok agar bisa mengakses bantuan hibah dari pemerintah.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanak Kukar, Aji Gazali Rahman, menegaskan bahwa regulasi saat ini tidak memungkinkan pemberian bantuan kepada individu atau perorangan.

Bacaan Lainnya

Bantuan pemerintah kini disalurkan dalam bentuk sistem hibah yang mensyaratkan adanya kelompok peternak yang terdata secara resmi.

“Bantuan tidak bisa diajukan secara pribadi. Jika peternak perorangan ingin mendapat dukungan, mereka harus berkumpul dan membentuk kelompok, misalnya terdiri dari 12 hingga 19 orang. Selama bagian dari kelompok, mereka bisa mengajukan proposal bantuan bibit maupun pakan,” ujar Aji Gazali, Senin (2/3/2026).

Jangan Asal Bikin Kelompok

Bagi peternak yang ingin membentuk kelompok, Distanak mengarahkan agar berkoordinasi dengan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di wilayah masing-masing. Untuk wilayah Tenggarong dan Mangkurawang, peternak dapat berkonsultasi ke kantor BPP di Jalan Pesut.

Pada tahun anggaran 2026, Distanak Kukar telah mengalokasikan berbagai bantuan sektor peternakan yang tersebar di beberapa kecamatan. Saat ini, tercatat ada 37 kelompok ayam petelur yang menjadi sasaran program, selain bantuan ternak sapi, kambing PE, babi, hingga ayam potong.

“Penyaluran bantuan ini tergantung pada proposal yang masuk dan disesuaikan dengan anggaran yang ada, baik dari dana Pokir, APBD, maupun program top-down,” jelasnya.

Beberapa kecamatan yang menjadi fokus penyaluran tahun ini antara lain Muara Kaman, Kota Bangun, Muara Wis, Loa Janan, Tenggarong Seberang, hingga Loa Kulu.

Distanak menjamin kesiapan pemerintah dalam mendukung sektor peternakan selama para peternak memiliki kemauan kuat untuk berusaha dan mengikuti aturan administratif yang berlaku.

“Harapannya, selagi peternak mau berusaha, pemerintah akan tetap mensupport. Bantuan tidak selalu dalam bentuk uang, bisa berupa fisik seperti bibit atau sarana prasarana lainnya,” pungkas Aji Gazali.

Laporan: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait