BONTANG – Dalam kegiatan Festival Anak Soleh (Fasi) ke XII di tingkat Provinsi 2023, yang dilaksanakan di Kabupaten Berau, peserta dari Kota Bontang berhasil membawa memdali emas sebanyak 18 yakni medali emas, sembilan perak, dan tiga perunggu.
Andi Faizal Sofyan Hasdam, Ketua DPRD Kota Bontang mengapresiasi pencapaian yang diraih oleh Kafilah Kota Bontang. Menurutnya, prestasi yang didapatkan adalah hasil dari kerja keras pelatih, orang tua, pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).
“Terkait dengan itu, saya berharap pemkot Bontang dapat memberikan penghargaan bagi para peserta yang meraih mendali,” paparnya saat diwawancarai, Senin (27/11/2023) kemarin.
Pencapaian yang diraih oleh para Kafilah Kota Bontang, prestasi yang didapatkan adalah hasil dari kerja keras pelatih, orang tua, pengurus BKPRMI Kota Bontang dan Pemerintah Kota Bontang.
“Semoga penghargaan yang telah dijanjikan oleh pemkot Bontang bisa ditepati, karena juga mereka sudah pastinya telah memberikan yang terbaik,” benernya.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Jayadi mengatakan, kafilah yang berasal dari Kota Bontang telah mengikuti seluruh cabang lomba sebanyak 14 kategori.
“Kali ini Bontang telah mendapatkan sebanyak 18 medali emas, sembilan perak dan tiga perunggu di 14 cabang lomba. Total yang ikut ada 50 peserta, namun hanya tiga orang yang belum mendapatkan juara,” jelasnya.
Penentuan lokasi untuk FASI XII Tingkat Nasional 2024 belum pasti. Dijelaskan, pada 15 Desember mendatang, pihaknya akan mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) untuk menentukan tempat acara tersebut.
“Ini ada dua pilihan, dimana tempatnya nanti antara Batam dan Makassar yang akan menjadi tuan rumahnya,” benernya. .
Sementara itu, Ketua Umum Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Kota Bontang, Atim Prasojo mengatakan, ada bonus yang telah dijanjikan oleh Walikota Bontang pada pelepasan kafilah FASI, dapat terealisasikan.
“Ini sebagai bentuk dukungan dari pemenang dan juga memberi motivasi bagi anak-anak untuk berlaga di tingkat nasional,” tutupnya. (Bita/Advertorial/DPRD Bontang).








