BUMDes Permata Dorong Ekonomi Desa Lewat Minimarket dan Peternakan

Tenggarong– Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Permata, Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus berinovasi untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Lembaga usaha desa ini kini menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan ritel besar, Indogrosir, melalui pengelolaan unit usaha minimarket desa.

Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad, mengatakan kerja sama tersebut telah berjalan dan mulai memberi dampak nyata bagi warga.

Bacaan Lainnya

“Kerja sama ini sudah berjalan dan manfaatnya mulai dirasakan masyarakat. Mini market yang dikelola BUMDes menjadi bukti nyata kemajuan ekonomi di tingkat desa,” ujar Arsyad, belum lama ini.

BUMDes Permata sendiri telah berdiri sebelum Arsyad menjabat kepala desa. Namun, di masa kepemimpinannya, ia mendorong agar lembaga tersebut tidak hanya bergerak di bidang perdagangan, tetapi juga merambah sektor lain yang berpotensi besar.

Salah satu pengembangan baru yang tengah dijalankan adalah sektor peternakan ayam petelur. Program ini dikaitkan langsung dengan inisiatif ketahanan pangan desa yang mulai melibatkan BUMDes sebagai pengelola utama.

“Tahun ini pengelolaan program ketahanan pangan memang diarahkan untuk melibatkan BUMDes. Jadi nanti BUMDes Permata akan mengelola kegiatan di bidang peternakan, sekaligus berkolaborasi dengan Koperasi Merah Putih Desa,” jelasnya.

Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan Keputusan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor 3 Tahun 2025, yang menegaskan bahwa program ketahanan pangan dari Dana Desa harus dijalankan melalui BUMDes, BUMDes Bersama, atau lembaga ekonomi desa lainnya.

“Sebelumnya program ini dikelola langsung oleh pemerintah desa. Tapi sekarang, peran BUMDes lebih besar agar ekonomi masyarakat bisa tumbuh dari bawah,” ujarnya.

Arsyad berharap, BUMDes Permata dapat terus menjadi penggerak utama ekonomi lokal sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi warga Loa Duri Ulu.

“Kami ingin BUMDes menjadi wadah pemberdayaan masyarakat dan memperkuat daya saing desa. Kalau dikelola dengan baik, BUMDes bisa menjadi tulang punggung ekonomi desa,” tutupnya.

Bagikan:

Pos terkait