Bupati Kukar Pastikan 2026 Jadi Tahun Kick Off Program Terima Kaseh Guru Ngaji Ku

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. (Nur/Media Etam)

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memantapkan pelaksanaan berbagai program unggulan yang menjadi bagian dari visi Kukar Idaman Terbaik. Salah satunya adalah Program “Terima Kaseh Guru Ngaji Ku”, yang menjadi bentuk nyata apresiasi pemerintah terhadap para guru ngaji, marbot masjid, dan penggali kubur di Kukar.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, memastikan program ini akan berjalan secara penuh mulai tahun 2026. Hal ini disampaikannya saat menghadiri pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kukar masa khidmat 2025–2030 di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Rabu (22/10/2025) malam.

Bacaan Lainnya

“Iya, semua termasuk di dalamnya guru ngaji, marbot masjid, sampai penggali kubur  itu bagian dari visi-misi Kukar Idaman Terbaik. Sekarang kita sedang lakukan validasi data, dan tahun 2026 nanti, semua program Kukar Idaman Terbaik akan kita kick off secara penuh,” ucapnya.

Menurutnya, saat ini program tersebut memang baru dijalankan sebagian. Namun setelah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) selesai disusun, pelaksanaannya akan dilakukan secara menyeluruh di seluruh kecamatan.

“Kalau sekarang kan baru beberapa yang jalan, belum semuanya. Tapi nanti setelah RPJMD rampung, di 2026 kita akan jalankan semuanya serentak,” tegasnya.

Tentang Program Terima Kasih Guru Ngaji Ku

Program “Terima Kasih Guru Ngaji Ku” merupakan salah satu wujud nyata perhatian Pemkab Kukar terhadap peran penting para guru ngaji dan tokoh agama di masyarakat. Melalui program ini, pemerintah memberikan insentif dan dukungan kepada mereka yang telah berjasa dalam pendidikan agama dan pembinaan akhlak umat.

Selain insentif, program ini juga mencakup peningkatan kapasitas melalui pelatihan, sertifikasi guru ngaji, serta dukungan terhadap kegiatan sosial keagamaan seperti pengelolaan masjid dan pemakaman. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pelaku keagamaan dan memperkuat nilai-nilai religius di Kukar.

Program ini termasuk dalam 17 Program Prioritas Kukar Idaman Terbaik, tepatnya pada Program Terima Kaseh Guru Ngaji ku, yang diinisiasi oleh Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin. Fokus program ini adalah memberikan dukungan ekonomi, sosial, dan spiritual kepada para tokoh keagamaan agar semakin berdaya dan sejahtera.

Pemkab Kukar berharap masyarakat semakin merasakan kehadiran negara dalam urusan keagamaan. Guru ngaji, marbot, dan penggali kubur yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan umat, kini mendapat perhatian lebih dari Pemkab Kukar.

“Ini bentuk penghormatan kita kepada mereka yang telah berjasa membangun akhlak masyarakat. Jadi bukan hanya pembangunan fisik yang kita kuatkan, tapi juga pembangunan rohani,” tutup Aulia dengan optimistis. (Nur/Adv/Prokom Kukar)

Bagikan:

Pos terkait