Devan Dilepas ke Malaysia, Bupati Kukar Ajak Warga Nobar Duel Internasional Muaythai

Pelepasan atlet muaythai asal Kukar untuk menuju ke Ajang Warzone World Champion di Malaysia bertempat di Rumah Jabatan Bupati Kukar, (3/12/25). (Dilla/Media Etam)

TENGGARONG – Hari ini jadi momen penting bagi Devan Febra Anantha. Petarung muda asli Kutai Kartanegara (Kukar) itu resmi dilepas Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, untuk bertanding di ajang Muaythai Internasional di Malaysia. Devan bakal berhadapan dengan Jordan Boy, salah satu petarung unggulan tuan rumah yang cukup disegani.

Bupati Aulia mengatakan, keberangkatan Devan membawa nama baik Kukar di kancah internasional. Ia berharap Devan bisa tampil maksimal dan pulang membawa hasil terbaik.

Bacaan Lainnya

“Dari latihan dan persiapan yang sudah dilakukan, kami yakin Devan punya peluang besar untuk menang. Pesan kami, Devan cukup fokus bertanding. Urusan lain biar tim dan pemerintah yang bantu,” ujarnya, Selasa (3/12/25).

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kukar untuk menonton dan ikut mendoakan. Pertandingan Devan dijadwalkan tayang lewat vidio.com. “Kurang lebih sekitar jam sebelas malam, karena Devan tampil di partai puncak,” tambahnya.

Kadispora Kukar, Aji Ali Husni, juga turut hadir melepas keberangkatan Devan. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh, termasuk menyiapkan nonton bareng di Simpang Kartanegara.

“Kami mengajak masyarakat, khususnya pencinta muaythai, untuk sama-sama menyaksikan perjuangan Devan membawa nama Kutai Kartanegara,” ucapnya.

Persiapan Maksimal demi Sabuk Bergengsi

Aji Ali berharap Devan mampu meraih sabuk yang selama ini dipegang petarung Malaysia. Selain Devan, ada satu atlet lainnya dari Anggana bernama Ferdianto Alhuda yang juga ikut bertanding, meski tidak hadir dalam pelepasan.

Sebelum berangkat, Devan sempat berbagi cerita soal persiapannya. Ia mengaku siap tempur. “Alhamdulillah, persiapan sudah 100%. Sekarang tinggal menjaga kondisi tubuh dan menimbang badan. Saya siap fight habis-habisan demi Indonesia,” katanya penuh semangat.

Saat ditanya soal rasa percaya dirinya menghadapi laga internasional pertama, Devan menjawab mantap. “Optimis, yakin 100%. Ini cita-cita saya, dan saya bakal all out di sini.”

Devan juga menceritakan perjalanan awalnya masuk dunia olahraga kombat. Ia mulai sejak 2019 saat masih kelas 1 SMA. “Awalnya cuma mau nurunin berat badan. Dari 110 kilo turun ke 75 kilo. Lalu pelatih saya, Yudi, menawari ikut tanding. Dari situ terus berlanjut sampai sekarang.”

Untuk latihan, Devan mengaku intensif saat mendekati pertandingan. Tiga bulan sebelum laga, ia fokus meningkatkan teknik, fisik, dan menjaga berat badan. Ia juga menyebut punya panutan dalam dunia muaythai, yaitu Wanutan.

Dengan modal persiapan matang dan tekad kuat, Devan berangkat ke Malaysia membawa harapan besar masyarakat Kukar. Semua mata kini tertuju pada laga puncaknya Minggu malam nanti.

Penulis: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait