Di Operasi Ketupat 2026, Polres Kukar akan Amankan Arus Mudik, Lonjakan Harga, Tempat Wisata, hingga Ancaman Teroris

Kapolres Kukar, AKBP Khairul Basyar. (Doc. Humas Polres Kukar)

TENGGARONG – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Polres Kutai Kartanegara (Kukar) mulai memperketat pengawasan di berbagai sektor. Selain fokus pada kelancaran arus mudik, potensi ancaman terorisme dan stabilitas harga pangan menjadi atensi utama dalam persiapan Operasi Ketupat 2026.

Kapolres Kukar, AKBP Khairul Basyar, ungkap jika pihaknya telah mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral tingkat nasional guna menyelaraskan strategi pengamanan di wilayah hukum Kukar.

Bacaan Lainnya

Dalam pembahasannya, AKBP Khairul Basyar menekankan bahwa pencegahan kejahatan konvensional dan aksi teror tidak bisa dianggap remeh, terutama saat mobilisasi masyarakat meningkat tajam.

“Antisipasi ancaman teroris menjadi perhatian khusus kami. Selain itu, Satgas Pangan juga sudah kami instruksikan untuk mewaspadai kenaikan harga sembako serta potensi kelangkaan bahan pokok di pasar-pasar,” ujar AKBP Khairul Basyar, Rabu (4/3/2026).

Polres Kukar telah melakukan pemetaan mendalam terkait titik-titik rawan gangguan kamtibmas. Sebanyak 200 masjid dan lima lokasi Salat Id di halaman terbuka akan mendapatkan pengawalan khusus.

Destinasi Wisata Turut Dipantau

Tak hanya tempat ibadah, sektor pariwisata yang diprediksi bakal diserbu pengunjung juga masuk dalam radar pengamanan.

Sebanyak kurang lebih 150 personel disiagakan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat guna memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat. Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik yang diperkirakan ramai dikunjungi, seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, serta 12 objek wisata besar yang tersebar di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar).

Terkait teknis pengaturan jalan, Polres Kukar masih akan menggelar rakor lanjutan di tingkat kabupaten setelah koordinasi di tingkat Polda rampung.

“Rakor nasional sudah, nanti berlanjut ke tingkat Polda, baru kemudian kita laksanakan rakor di tingkat kabupaten untuk menentukan langkah teknis seperti rekayasa lalu lintas,” tambahnya.

Melalui persiapan matang ini, Polres Kukar berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan mudik lebaran dengan rasa aman, nyaman, dan kondusif.

Laporan: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait