TENGGARONG – Dinas Koperasi dan UKM (DiskopUKM) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mempermudah pelaku UMKM dalam mengurus administrasi usaha. Salah satu langkah nyata yang kini dijalankan adalah menghadirkan program pendampingan UMKM di berbagai kecamatan, sehingga pelaku usaha tidak perlu lagi menempuh jarak jauh hanya untuk mengurus dokumen.
Kabid Pengembangan UKM DiskopUKM Kukar, Fathul Alamin, mengatakan program ini lahir dari banyaknya keluhan masyarakat yang masih kesulitan mengurus dokumen secara mandiri, terutama mereka yang tinggal di wilayah jauh dari pusat kota.
“Banyak pelaku usaha mengeluh soal urusan berkas. Contohnya warga Tabang yang harus ke Tenggarong hanya untuk selembar kertas. Sebenarnya semua bisa diakses lewat ponsel, tapi tidak semua paham caranya,” ujarnya, Selasa (18/11/2025).
Sebagai solusi, DiskopUKM menempatkan pendamping UMKM di sejumlah kecamatan mulai dari Tenggarong, Tenggarong Seberang, Sebulu, Muara Kaman, Kota Bangun Darat, Muara Muntai, Muara Wis, Kembang Janggut, Tabang, Anggana, Sanga-Sanga, Muara Badak, Marangkayu, Loa Kulu, Loa Janan hingga Muara Jawa.
Bantu Urus NIB hingga Sertifikasi Halal
Para pendamping ini bertugas membantu pengurusan berbagai dokumen usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dan sertifikasi halal. Selain itu, mereka juga mendampingi pelatihan wirausaha baru, strategi pemasaran, digitalisasi usaha hingga dukungan ekspor.
“Pendamping ini mirip seperti pendamping desa. Mereka harus siap 24 jam kalau pelaku UMKM membutuhkan bantuan,” jelasnya.
Setiap pendamping juga diwajibkan membuat laporan perkembangan UMKM yang mereka dampingi. Catatan itu nantinya digunakan untuk melihat sejauh mana dampak intervensi pemerintah daerah terhadap peningkatan kapasitas pelaku usaha.
Sebelum turun ke lapangan, para pendamping mendapat pelatihan intensif selama dua bulan. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan mampu memberikan solusi cepat terkait kendala yang dihadapi pelaku UMKM.
“Jumlah pendamping memang masih terbatas karena anggaran. Satu pendamping bisa menangani lebih dari satu wilayah. Insyaallah ke depan jumlahnya akan kita tambah,” tambahnya.
Alamin menegaskan pendampingan UMKM ini merupakan bagian dari program prioritas Kukar Idaman Terbaik, yang bertujuan memperkuat pertumbuhan UMKM di seluruh wilayah Kukar agar semakin maju dan mandiri. (Nur/Adv/Prokom Kukar)








