Dispora Berau Perkirakan Bonus Atlet Peraih Medali Capai Rp 24 Miliar Lebih

Kepala Dispora Kabupaten Berau, Amiruddin. [Elton Wada / Mediaetam.com]
Kepala Dispora Kabupaten Berau, Amiruddin. [Elton Wada / Mediaetam.com]

Mediaetam.com, Berau – Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Berau tengah berjuang agar bonus para atlet peraih medali emas, perak, dan perunggu pada pekan olahraga provinsi (Porprov) Kaltim VII 2022 dapat terealisasi.

Jumlah anggaran yang perlu disiapkan untuk bonus itu, sesuai perkiraan Dispora yakni mencapai Rp 24 miliar lebih. Hal itu disampaikan Kepala Dispora Berau, Amiruddin, Senin (13/02/2023).

Menurut Amiruddin, jumlah anggaran itu disesuaikan dengan usulan pihaknya kepada Ketua PB Porprov dalam hal ini Bupati, beberapa waktu lalu.

Dispora mengusulkan agar peraih medali emas mendapat bonus sejumlah Rp 50 juta, perak Rp 35 juta, dan perunggu Rp 25 juta.

“Kalau berdasarkan kasaran hitungan, jumlah perolehan yang ada itu dibutuhkan anggaran lebih dari Rp 24 miliar, khusus emas, perak, dan perunggu,” ungkap Amiruddin.

Sesuai regulasi, sambungnya, bonus itu memang wajib. Namun bonus itu pun mesti disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

Bonus atlet itu, ungkapnya, merupakan janji Bupati Berau. Janji itu disampaikan bupati pada saat pelepasan para atlet Berau di lapangan Batiwakkal untuk bertanding pada ajang Porprov.

“Sebelum bertanding itu sudah dijanjikan ada bonus untuk atlet, tapi jumlah dan waktunya belum disebut saat itu. Kita belum tau pemenangnya alias pengalinya berapa,” imbuhnya.

Terhadap janji itu, para atlet tentu menunggu. Sebab, saat ini kemampuan anggaran untuk bonus itu belum tercukupi. Selain itu anggaran pada Dispora sendiri pun terbatas.

Dana APBD Tahun Anggaran 2023 yang dikucurkan untuk Dispora bahkan jauh di bawah besaran bonus untuk para atlet, sejumlah Rp 15 miliar. Itu pun sudah termasuk gaji pegawai. Jika anggaran itu dicubit lagi, para pegawai bisa jadi tidak mendapat gaji.

“Kalau diusulkan pada anggaran murni sudah tidak mungkin. Satu-satunya peluang yaitu di APBD Perubahan, sekitar Bulan November paling lama. Itu pun butuh usulan dari KONI Berau,” sambungnya.

Memang sulit. Jika melihat kembali Porprov lalu, anggaran yang disiapkan oleh Pemda untuk para atlet sejumlah Rp 6 miliar. Anggaran itu tentu tidak bisa dipakai untuk bonus para atlet.

Bahkan, TC dan sebagainya waktu itu dilaksanakan secara mendadak dan tidak dipersiapkan jauh-jauh hari.

Boro-boro lagi kita mau mengusulkan bonus yang belum jelas pemenangnya berapa,” lanjutnya.

Lebih dari itu, untuk mengucurkan anggaran secara pasti pun perlu ada SK yang jelas dari PB Porprov.

“SK Penetapan para pemenang sementara belum ada. Jadi, tidak bisa dianggarkan karena jumlah peraih emas, perak, dan perunggu itu belum pasti,” sambungnya. (*/Elton Wada)

Editor: Elton Wada

Bagikan:

Pos terkait