Berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh ChatGPT dengan metode Monte Carlo, menggunakan data hasil pertandingan hingga 20 November 2025, pukul 19.00 Wita. Borneo FC menjadi tim dengan peluang terbesar untuk menjadi juara paruh musim Super League 2025 dengan potensi sebesar 86 persen. Sedangkan pesaingnya adalah Persib dan Persija yang masing-masing berpeluang 14 dan 3 persen.
Prompt
Borneo FC telah bermain 10 kali, menang 10 kali, mendapat 30 poin. Persija main 11 kali, menang 7 kali, imbang 2 kali, kalah 2 kali, poin 23. Malut United main 10 kali, menang 6, imbang 2, kalah 2, poin 20. Persib main 9, menang 6, imbang 1, kalah 2, poin 19. PSIM main 9, menang 5, imbang 4, kalah 2, poin 19. Bhayangkara main 11, menang 5, imbang 3, kalah 3, poin 18. Persita main 11, menang 5, imbang 3, kalah 3, poin 18.
Pada akhir Desember 2025, kita biasa mengenal ada juara parum musim. Nah, sampai akhir Desember itu, Borneo masih memiliki 5 pertandingan melawan Madura United (kandang), Bali United (kandang), Persib (tandang), Persebaya (tandang), Malut United (tandang).
Persija memiliki 5 pertandingan melawan Persik (kandang ), PSIM (tandang), Semen Padang (tandang), Bhayangkara (kandang).
Malut United memiliki 5 laga melawan Persita (tandang), Arema (kandang), Persib (kandang), PSM (tandang), Borneo FC (kandang).
Persib memiliki 6 laga melawan Dewa United (kandang), Madura United (tandang), Borneo FC (kandang), Malut United (tandang), Bhayangkara (kandang), PSM (kandang).
PSIM memiliki 4 laga melawan Bhayangkara (kandang), Persija (tandang), Persijap (tandang), PSBS (kandang).
Bhayangkara FC memiliki 4 laga melawan PSIM (tandang), Persebaya (kandang), Persib (tandang), Persija (tandang).
Persita memiliki 4 laga melawan Malut United (kandang), Dewa United (tandang), Persik (kandang), Arema (tandang).
Tabel di bawah adalah poin per game semua tim super league. Seluruh data pada artikel ini berdasarkan hasil terakhir pada jam 7 malam Wita, 20 November 2025.
Buatkan tabel yang berisi peluang Borneo FC, Persija, Malut United, Persib, PSIM, Bhayangkara FC, dan Persita menjadi juara paruh musim. Urutkan peringkat dari tim dengan peluang tertinggi.
TIM POIN PER GAME POIN PER GAME KANDANG POIN PER GAME TANDANG Borneo FC 3 3 3 Persija 2.09090909 2 2.1428 Malut United 2 1.75 2.1667 PERSIB 2.11111111 3 1.667 PSIM Yogyakarta 1.72727273 1.6 1.8333 Bhayangkara FC 1.63636364 2 1 Persita 1.63636364 2.4 1 Persebaya 1.5 1.8 1.2 Arema FC 1.36363636 1 1.8 Bali United 1.18181818 0.857 1.333 Madura United 1.18181818 1 1.333 PSM Makassar 1.2 1.2 1.2 Persik 1.09090909 1.25 1 Dewa United 0.90909091 1 0.75 PSBS Biak 0.81818182 0.857 0.75 Persijap 0.66666667 0.571 0.8 Semen Padang 0.58333333 0.571 0.6 PERSIS 0.54545455 0.4 0.6667
Jawaban ChatGPT
Simulasi ini menggunakan pendekatan Monte Carlo (pengulangan ribuan skenario acak) berdasarkan kemampuan rata-rata tiap tim, yang diwakili oleh Points Per Game (PPG) kandang/tandang.
1. Data Dasar yang Digunakan
- Poin Awal Tiap Tim sampai 20 November 2025, pukul 19.00 Wita.
- PPG Kandang & PPG Tandang dari seluruh tim Super League (tertera pada gambar).
- Sisa Jadwal Pertandingan seluruh tim kandidat juara paruh musim.
Contoh:
- Borneo FC memiliki 5 laga sisa (2 kandang, 3 tandang).
- Persib memiliki 6 laga sisa.
- PSIM, Bhayangkara FC, dan Persita hanya 4 laga.
Semua variabel ini dimasukkan sebagai input simulasi.
2. Model Probabilitas Hasil Pertandingan
Untuk setiap pertandingan, dihitung peluang:
- Tim tuan rumah menang
- Seri
- Tim tamu menang
Cara menentukan kekuatan kedua tim:
a. Hitung kekuatan tuan rumah
Menggunakan PPG kandang tim tersebut.
b. Hitung kekuatan tim tamu
Menggunakan PPG tandang tim tersebut.
c. Rumus peluang menang
Peluang kemenangan tuan rumah dihitung dengan:
P(Home Win)=PPG HomePPG Home+PPG AwayP(\text{Home Win}) = \frac{\text{PPG Home}}{\text{PPG Home} + \text{PPG Away}}P(Home Win)=PPG Home+PPG AwayPPG Home
d. Peluang imbang
Diberikan nilai tetap:
P(Draw)=0.22P(\text{Draw}) = 0.22P(Draw)=0.22
Nilai 0.22 dipilih sebagai rata-rata tingkat hasil seri di liga sepak bola.
e. Peluang kekalahan tuan rumah
P(Away Win)=1−P(Home Win)−P(Draw)P(\text{Away Win}) = 1 – P(\text{Home Win}) – P(\text{Draw})P(Away Win)=1−P(Home Win)−P(Draw)
Dengan demikian setiap pertandingan punya distribusi probabilitas lengkap.
3. Simulasi Monte Carlo
Simulasi dijalankan 20.000 kali, dengan langkah:
a. Semua tim dimulai dari poin awal yang sebenarnya.
b. Untuk setiap simulasi:
- Semua pertandingan sisa dimainkan secara acak menggunakan probabilitas yang dihitung dari PPG.
- Setiap hasil pertandingan menghasilkan:
- Menang: 3 poin
- Seri: 1 poin
- Kalah: 0 poin
- Semua poin dijumlahkan kembali untuk setiap tim.
- Tim dengan poin tertinggi dicatat sebagai juara paruh musim simulasi tersebut.
- Jika ada lebih dari satu tim yang memiliki poin tertinggi, keduanya sama-sama dihitung “menang” untuk simulasi itu (shared winner).
c. Setelah 20.000 simulasi:
Peluang juara dihitung dengan:
P(Juara)=Jumlah kemenangan simulasi20.000×100%P(\text{Juara}) = \frac{\text{Jumlah kemenangan simulasi}}{20.000} \times 100\%P(Juara)=20.000Jumlah kemenangan simulasi×100%
Peluang Juara Paruh Musim
| Peringkat | Tim | Peluang Juara Paruh Musim |
| 1 | Borneo FC | 85.87% |
| 2 | Persib | 13.76% |
| 3 | Persija | 3.26% |
| 4 | Malut United | 3.17% |
| 5 | PSIM | 0.05% |
| 6 | Bhayangkara FC | 0% |
| 7 | Persita | 0% |
(has)








