Kisah Mantan Pesepakbola jadi Kades, Dirikan SSB Berprestasi

Berawal dari hobi sepak bola, dan kepedulian terhadap potensi anak-anak desa, Amin berinisiatif membentuk SSB Bhakti Jaya. Kini mewakili Kaltim untuk kompetisi skala nasional.

Oleh: Muhammad Idham

Mediaetam.com, Kutai Kartanegara  – Muhammad Amin, Kepala Desa Tani Bhakti Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kukar, merupakan kepala desa yang memiliki hobi dan kecintaan kepada sepak bola.

Muhammad Amin bercerita, dirinya terpilih sebagai kepala desa tak lepas dari sepak bola itu sendiri. Bagaimana sepak bola membuat dirinya dekat dengan masyarakat, apalagi dengan para pemuda di desa yang dirinya pimpin.

“Saya dulu juga pemain bola, dari situ saya dekat dengan masyarakat dan pemuda pemuda,” ucap Amin pada awak media pada Rabu, 16/06/2021.

Muhammad Amin, kepala desa yang juga sebagai pelatih SSB Bhakti Jaya. [Mediaetam.com/Idham]

Setelah menjadi kepala desa dan melihat potensi anak-anak di desanya dalam bermain sepak bola, Amin berinisiatif untuk membuat Sekolah Sepakbola (SSB) agar bisa membina dan mengembangkan potensi dari anak-anak di kampungnya.

“Sebagai pemain bola saya ingin membuat SSB agar anak-anak mempunyai jenjang yang jelas ada pembelajaran yang jelas, maka dari itu sekitar lima tahun yang lalu saya membuat SSB yang saya bernama Bhakti Jaya,” ucap Amin.

Tidak hanya mendirikan SSB saja, keseriusan Amin dalam membina dibuktikannya dengan mengikuti tahapan lisensi mulai dari pelatihan fisik di Yogyakarta hingga dalam waktu dekat dirinya sudah bisa mengambil Lisensi C kepelatihan.

Apa yang dilakukan Amin tidak sia-sia, terbukti saat ini SSB yang dirinya bentuk berhasil mewakili provinsi Kaltim untuk bertanding di laga final Kompetensi Generasi Emas Anak Sekolah Sepakbola (GEAS), di Pakan Sari Bogor, 20 -27 Juni 2021.

“Sebenarnya event ini dilaksanakan awal Maret kemarin, akan tetapi diundur hingga bulan Juni, dan yang berangkat ada 16 pemain dan 5 official akan bersaing di jenjang Usia 12 tahun,” jelas Amin.

Dalam mempersiapkan laga final tersebut Amin menjelaskan sudah melakukan latihan 3 kali dalam 1 minggu mulai dari latihan fisik hingga taktik sudah dia lakukan.

Dirinya juga menjelaskan telah memperkuat kekurangan timnya dengan bekerjasama dengan SSB yang berada sekitar.

“Karena ini mewakili Kaltim, pasti kita ingin yang terbaik, mengenai kekurangan yang ada di tim, kami bekerjasama dengan SSB lain dan meminta bantuan seperti SSB Annur ada 3 pemain, SSB GMK dan SSB Nahusam,” ucap Amin.

Saat ditanya mengenai bantuan untuk timnya berlaga di tingkat nasional, Amin mengatakan saat ini pihaknya telah mendapat support dari beberapa pihak seperti dari DPRD, pemerintah dan juga perusahaan yang beroperasi di sekitar Loa Janan Kukar.

Share:

About The Author