Lansia di Jahab Tinggal di Rumah Terpal, Harap Uluran Tangan Pemerintah

Rumah pasangan lansia Syahroni dan Samsiah (DILLA)
Rumah pasangan lansia Syahroni dan Samsiah (DILLA)

TENGGARONG — Di usia senjanya, pasangan lansia Syahroni (75) dan Samsiah (63) harus bertahan hidup dalam kondisi memprihatinkan di Kelurahan Jahab, Kecamatan Tenggarong. Mereka tinggal bersama dua cucunya di sebuah rumah tanpa dinding permanen, hanya beratapkan seng dan berdindingkan terpal plastik.

Kesulitan ekonomi menjadi alasan utama terhentinya pembangunan rumah mereka. Syahroni yang sehari-hari bekerja sebagai buruh pengupas bawang hanya mampu menghasilkan Rp3.000 per kilogram, jumlah yang sangat kecil untuk memenuhi kebutuhan hidup, apalagi menyelesaikan pembangunan rumah.

“Usia kami sudah tidak muda lagi, pendapatan hanya cukup untuk makan. Rumah ini dibangun seadanya, tapi tidak bisa dilanjutkan,” ujar Syahroni saat ditemui.

Dirinya mengaku telah tinggal di wilayah tersebut sejak tahun 1994 dan telah mengajukan permohonan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui pemerintah kelurahan. Namun hingga saat ini belum mendapat tanggapan. Ironisnya, beberapa warga di sekitar rumahnya justru telah menerima bantuan serupa.

“Saya hanya berharap pemerintah tidak menutup mata. Proposal sudah kami ajukan lewat kelurahan. Semoga bisa segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Meski begitu, Syahroni tetap mengucap syukur atas bantuan sosial yang diterimanya, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), BPNT, dan BLT. Ia menyebut jumlah bantuan yang diterima sekitar Rp1,8 juta setiap tiga bulan sekali.

Ketua RT 07 Kelurahan Jahab, Minto Prayogo, saat dikonfirmasi, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti permasalahan ini bersama pemerintah kelurahan.

“Kami prihatin dengan kondisi Pak Syahroni. InsyaAllah akan kami sampaikan lagi dan bantu prosesnya agar mendapatkan perhatian,” jelas Minto.

Kisah Syahroni menjadi cerminan bahwa di tengah pembangunan dan kemajuan, masih ada warga yang berjuang dalam sunyi, menanti kepedulian dan langkah nyata dari pemerintah untuk membantu mereka hidup lebih layak.

Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait