Pasar Tangga Arung Siap Hadir dengan Konsep Semi Modern di Akhir 2025

Bangunan Pasar Tangga Arung yang masih dalam proses pembangunan (DILLA)
Bangunan Pasar Tangga Arung yang masih dalam proses pembangunan (DILLA)

TENGGARONG – Pasar Tangga Arung, yang tengah dalam tahap pembangunan, dirancang untuk menjadi pasar semi-modern dengan fasilitas lengkap dan konsep unik. Sebanyak 703 pedagang dari berbagai lokasi di Tenggarong, termasuk Pasar Lapangan Pemuda dan Mangkurawang, dijadwalkan kembali berjualan di pasar ini pada akhir 2025 atau paling lambat awal 2026.

Pasar ini akan difokuskan sebagai pasar kering, sementara aktivitas pasar basah akan dipusatkan di Mangkurawang, yang tetap mempertahankan identitasnya sebagai pasar tradisional. Pasar Lapangan Pemuda sendiri rencananya akan dikembalikan ke fungsinya sebagai sarana olahraga dan akan dikelola oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara.

Bacaan Lainnya

Relokasi pedagang sebelumnya dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, bekerja sama dengan Polnes Samarinda dan Forum Pedagang Pasar. Langkah ini bertujuan untuk mendukung pembangunan Pasar Tangga Arung yang diperkirakan selesai tepat waktu.

Plt. Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah, menjelaskan bahwa Pasar Tangga Arung dirancang tidak hanya sebagai tempat belanja, tetapi juga sebagai ruang multifungsi yang mengedepankan aspek rekreasi dan edukasi. “Pasar ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, termasuk eskalator atau tangga berjalan, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi pengunjung dan pedagang,” jelas Sayid.

Untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan, pasar ini tidak akan mengizinkan aktivitas seperti penyembelihan hewan atau pembersihan sayuran yang dapat menyebabkan lingkungan menjadi kotor. Fokus utama pasar ini adalah menjual bahan kering dan barang dagangan berkemasan.

Pasar Tangga Arung juga dirancang dengan akses parkir di lantai dua, yang dilengkapi fasilitas eskalator untuk memudahkan pedagang membawa barang dagangan mereka. Selain itu, akan ada kantor pengamanan bersama yang melibatkan babinsa, Satpol PP, dan petugas keamanan pasar untuk memastikan ketertiban dan kenyamanan bagi semua pihak.

Sayid optimistis Pasar Tangga Arung akan menjadi pusat perekonomian baru yang tidak hanya meningkatkan daya tarik Tenggarong tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan. “Dengan mekanisme yang jelas dan fasilitas yang memadai, pasar ini diharapkan dapat menjadi ikon baru bagi masyarakat Kutai Kartanegara,” tutupnya. (Nur Fadilla Indah/Mediaetam.com)

Bagikan:

Pos terkait