Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menghadiri acara pisah sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Perempuan Kelas II A Tenggarong serta Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II A Tenggarong, yang berlangsung di Jalan Imam Bonjol Tenggarong pada hari Selasa (24/10/2023).
Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesra, Didi Ramyadi, mewakili Pemkab Kukar, menyampaikan penghargaan atas pergantian pejabat, menandai suatu langkah dalam upaya penyegaran organisasi. Beliau menyambut baik proses transisi kepemimpinan dari Tri Winarsih ke Triana Agustin di Kalapas Perempuan dan dari Mudo Mulyanto ke Husni Thamrin di LPKA.
“Hal ini merupakan upaya penyegaran organisasi serta bentuk tanggung jawab, transparansi dan akuntabilitas pejabat di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Kaltim dalam mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih, tentunya saya secara pribadi maupun mewakili Pemkab Kukar mengucapkan terimakasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas jasa pengabdian pejabat Kepala LAPAS Perempuan Kelas IIA Tenggarong dan Kepala LPKA Kelas IIA Tenggarong yang lama. Kami mendoakan semoga di tempat tugas yang baru nantinya, kesuksesan akan senantiasa mengiringi langkah pengabdiannya” kata Didi Ramyadi.
Beliau juga menekankan pentingnya revitalisasi dalam penyelenggaraan pemasyarakatan, yang mencakup optimalisasi perlakuan terhadap warga binaan dan perlindungan atas hak kepemilikan terhadap barang bukti.
Dengan adanya perubahan kepemimpinan ini, Pemkab Kukar berharap untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi, khususnya dalam mendukung program-program pemerintah yang terintegrasi dalam kebijakan “Kukar Idaman”, yang menargetkan inovasi, daya saing, dan kemandirian daerah.
, “Tentu dengan sinergi dan kolaborasi kita akan memberikan nilai positif bagi kesuksesan dalam layanan terbaik kepada masyarakat guna menopang kesejahteraan masyarakat ” tambah Didi Ramyadi.
Acara pisah sambut ini diharapkan menjadi momentum baru bagi lembaga pemasyarakatan di Tenggarong untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas layanan, sejalan dengan visi dan misi pembangunan daerah.








