TENGGARONG – Waduk Panji, yang telah menjadi salah satu ruang rekreasi favorit masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar) sejak tahun 1980-an, tengah bersiap untuk direvitalisasi.
Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar kini menyiapkan program revitalisasi secara menyeluruh guna meningkatkan fungsi dan daya tarik Waduk Panji.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Arianto, mengungkapkan bahwa pembahasan mengenai revitalisasi Waduk Panji telah beberapa kali dilakukan di internal dinas, dan saat ini sedang difinalisasi secara konseptual.
“Selama ini Waduk Panji dikenal sebagai tempat rekreasi warga lokal, tapi pengelolaannya masih belum optimal. Kami ingin menghadirkan sesuatu yang baru, yang lebih menarik dan multifungsi, tanpa meninggalkan konsep alaminya,” jelasnya.
Revitalisasi tersebut akan mencakup lebih dari sekadar perbaikan estetika. Dispar Kukar berencana menghadirkan fasilitas publik yang memadai, ruang terbuka hijau yang tertata, area duduk dan bersantai, serta menghidupkan kembali taman bunga yang sempat terbengkalai.
Menurutnya, potensi alam Waduk Panji yang dikelilingi rimbunan pepohonan adalah kekuatan utama yang harus dioptimalkan. Oleh karena itu, proses perencanaan akan melibatkan konsultan profesional untuk memastikan desain dan pengembangan tetap selaras dengan karakter lingkungan dan kebutuhan masyarakat.
“Kami mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan. Tujuan utama bukan hanya mempercantik, tetapi menciptakan identitas baru yang kuat bagi pariwisata Kukar,” ujarnya.
Beberapa usulan yang tengah dikaji dalam desain kawasan antara lain area seminar outdoor dan zona edukasi lingkungan. Meski begitu, wisata berbasis alam tetap menjadi fokus utama pengembangan kawasan ini.
Arianto juga menegaskan penataan Waduk Panji akan diarahkan agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun lingkungan.
“Kami ingin Waduk Panji menjadi ikon baru yang tidak hanya menarik, tapi juga membawa dampak positif yang nyata bagi warga dan pelaku usaha lokal,” tambahnya.
Saat ini, konsep revitalisasi masih dalam tahap pematangan dan diharapkan dapat mulai direalisasikan setelah semua pihak terkait menyetujui rancangan akhir.
Dispar Kukar optimistis proyek ini dapat menjadi salah satu tonggak transformasi pariwisata berbasis alam di Kukar.








