Mediaetam.com, Kukar – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sebut masih banyak perusahaan belum berkontribusi pada pembangunan. Termasuk, bantuan pembangunan taman dan ruang terbuka hijau (RTH) Kukar.
Hal ini dia sampaikan ketika melakukan peletakkan batu pertama pembangunan taman dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di depan Museum Mulawarman, Kecamatan Tenggarong, Jumat (10/3/2023).
Bupati Edi menyebutkan bahwa pembangunan taman dan RTH nantinya tak hanya menyasar kawasan Museum Mulawarman saja. Melainkan juga di beberapa kawasan lainnya. Seperti Taman Bawah Jembatan Kukar, Taman Median Tenggarong, Taman Bundaran Tenggarong, Taman Tepi Sungai Tenggarong, Taman Jam Bentong arah utara dan Taman Jam Bentong arah selatan. Namun, masih perlu banyak bantuan dari perusahaan yang beroperasi di Kukar.
Untuk yang ada saat ini, Edi mengatakan bahwa dalam pembangunannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan dibantu oleh 7 perusahaan batu bara, dengan total mencapai Rp 5,3 miliar.
“Anggaran tersebut dialokasikan dari dana Corporate Social Responsibility (CSR), yakni melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM),” ucapnya.
“Perjalanan panjang, awalnya tahun 2021 rencananya, tahun 2022 didiskusikan (dengan perusahaan) dan 2023 realisasinya di lapangan,” ungkapnya.
Dari seluruhnya 240 perusahaan yang aktif beroperasi di Kukar, Edi mengaku hanya 7 perusahaan saja yang mau mengambil langkah membantu pembangunan di Kota Raja. Edi menguraikan bahwa program pembangunan itu akan berjalan hingga 6 bulan ke depan, dengan target penyelesaian sebelum hari ulang tahun Kukar.
“Dengan kolaborasi dari perusahaan ini saya berharap nanti terus berjalan, ini kan baru 7 perusahaan, kalau data total 240 sekian perusahaan yang aktif di Kukar,” pungkasnya. (Indah Hardiyanti)








