Danau, Pantai, dan Jembatan yang Ikonik di Maratua

Jembatan yang menghubungkan Bohe Silian dan Payung-Payung. (Opy/Mediaetam.com)
Jembatan yang menghubungkan Bohe Silian dan Payung-Payung. (Opy/Mediaetam.com)

PUAS menikmati Teluk Alulu. Setelah itu silakan putar balik. Tenang, Maratua hanya punya satu jalan besar dan google maps sudah merekam semuanya. Kali ini, arahkan motor ke Kampung Bohe Silian. Di sini, ada berbagai destinasi. Ada danau Haji Buang di jalan menuju Bohe Silian, dan ada juga Goa Halo Tabung. Silakan berenang, atau sekadar menikmati pemandangan.

Nah, untuk kembali ke Teluk Harapan, jangan lewat jalan yang sama. Belok kiri, ketika bertemu simpang tiga. Sebab, jalan ini yang akan membawamu melewati jembatan kayu menuju payung-payung. Di jembatan ini, memberi pemandangan menakjubkan. Tak kalah dengan pemandangan antara Nusa Lembongan dengan Nusa Ceningan. Jangan lupa ambil foto di jembatan ini.

Setelah itu, jalan akan membawa kalian ke Payung-Payung. Silakan menuju Batu Payung yang ikonik di kampung ini, dan menikmati matahari terbenam. Lalu kembali ke penginapan di Teluk Harapan dan menghabiskan malam dengan kuliner laut Maratua. Oleh-oleh juga dijual di beberapa toko yang ada di kampung Teluk Harapan.

Esok paginya, bisa jogging dahulu. Kemudian bersiap menuju bandara. Pastikan datang tepat waktu di bandara. Anda bisa minta antar atau membawa motor sendiri ke bandara, yang nantinya penginapan yang akan ambil sendiri motor itu. (Opy/Adv)

Bagikan:

Pos terkait