Jalan Poros Desa Margahayu, Kukar Nyaris Putus, Empat Rumah Warga Amblas

Kondisi Jalan poros di Desa Margahayu Jonggon A (Tangkapan Layar)
Kondisi Jalan poros di Desa Margahayu Jonggon A (Tangkapan Layar)

TENGGARONG – Warga Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu, dibuat waswas. Pasalnya, jalan poros Desa Margahayu di RT 07 dan RT 04 Jonggon A yang hampir terputus akibat pergerakan tanah. Tak hanya jalan, empat rumah warga juga amblas dan mengalami kerusakan cukup parah.

Kepala Desa Margahayu, Rusdi, menyebut gejala pergerakan tanah ini sebenarnya sudah terasa sejak 2024 lalu.

“Tanahnya merosot dari bawah, jadi empat rumah rusak berat. Jalan poros juga hampir patah,” ungkapnya.

Rusdi bilang, jalan poros yang terdampak panjangnya mencapai 150 meter di RT 07 dan 30 meter di RT 04. Empat keluarga di RT 07 yang rumahnya ambruk terpaksa pindah sementara ke lokasi yang lebih aman. Sementara di RT 04, satu rumah ikut terdampak meski sudah ada penanganan darurat.

Penanganan sementara hanya sebatas pembersihan material longsor dan sedikit perbaikan jalan. Namun, belum ada langkah lebih jauh dari dinas terkait, diduga karena kendala anggaran.

“Kami sudah pasang rambu-rambu agar warga yang lewat tetap waspada. Yang rumahnya dekat lokasi juga kami imbau untuk tetap siaga,” kata Rusdi.

Cuaca hujan sejak akhir 2024 disebut jadi pemicu utama tanah bergerak. Kondisi ini bikin aktivitas warga kian terganggu karena tak ada jalur alternatif lain. Kalau jalan benar-benar putus, bisa-bisa akses warga terisolasi.

Pihak desa mengaku terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan Dinas PU Kukar agar penanganan bisa segera dilakukan karena jalan Margahayu merupakan jalan Kabupaten Kukar, yang artinya kewenangan penanganan secara permanen berada di level Pemkab Kukar.

“Dinas sudah beberapa kali turun mengecek. Semoga cepat ditangani, jangan sampai ekonomi warga terhambat gara-gara jalan rusak,” tutup Rusdi.

Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait