TENGGARONG – Suasana belimbur tahun 2025 di Tenggarong berlangsung lebih aman dan tertib dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sebanyak 90 personel Satpol PP Kukar dikerahkan untuk menjaga jalannya kegiatan ini. Mereka disebar di tiga titik utama, yaitu depan Pasar Seni, depan Museum Mulawarman, dan sepanjang kawasan Timbau.
Kasi Operasi dan Pengendalian Ketertiban Umum Satpol PP Kukar, Endang Purwanto, menyebutkan meski ada beberapa keluhan dari masyarakat, secara umum kegiatan berjalan lancar.
“Keluhan yang kami terima hanya soal siraman air yang terlalu keras. Selain itu tidak ada laporan negatif, semua aman dan kondusif,” ujarnya baru-baru ini.
Endang menambahkan, ada perbedaan mencolok antara pelaksanaan berlimbur tahun lalu dengan tahun ini. Menurutnya, masyarakat lebih patuh pada imbauan yang dikeluarkan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
“Buktinya, sekitar jam 1 siang di depan museum sudah mulai bubar, dan jam 2 siang di sekitar Timbau juga sudah tertib,” jelasnya.
Hal yang paling menonjol tahun ini adalah tidak adanya kasus pelecehan seksual seperti yang sempat terjadi di tahun-tahun sebelumnya.
Pengamanan yang ketat dan kepatuhan masyarakat terhadap imbauan, berlimbur tahun ini benar-benar menjadi momen kebersamaan tanpa gangguan berarti.
“Ini yang paling kami syukuri. Artinya kesadaran masyarakat semakin meningkat, dan belimbur bisa dinikmati dengan aman serta penuh kegembiraan,” tutup Endang.
Penulis: Nur Fadillah Indah/ mediaetam.com








