TENGGARONG – Kebutuhan telur menjadi tantangan serius bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tingginya permintaan protein dari puluhan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) membuat Pemkab Kukar harus memutar otak untuk memenuhi pasokan telur dari dalam daerah sendiri.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengakui saat ini pasokan telur masih menjadi komoditas yang paling sulit dipenuhi dibandingkan beras atau sayuran yang sudah melimpah.
“Yang agak kurang di Kukar ini memang telur. Makanya tahun ini Bapak Bupati memerintahkan kami membangun 37 kandang ayam petelur di semua kecamatan untuk memastikan kebutuhan gizi anak-anak tidak bergantung dari luar daerah,” ujar Sunggono, Kamis (5/3/2026).
Hubungkan dengan Koperasi Merah Putih
Selain membangun kandang, Pemkab Kukar juga menyiapkan rantai pasok pakan ayam melalui kerja sama dengan Koperasi Merah Putih. Langkah ini diambil agar pengelolaan kandang di tiap wilayah bisa berjalan berkelanjutan dan mandiri.
Sementara untuk kebutuhan lain seperti beras premium, ikan, daging, dan sayur, laporan dari SPPG menunjukkan sebagian besar sudah mampu dipenuhi oleh petani dan nelayan lokal.
Hingga saat ini, Kukar memetakan kebutuhan total 174 unit SPPG di seluruh wilayah. Koordinator Wilayah MBG Kukar, Sandi Rizki, menyebut saat ini baru 31 unit yang resmi beroperasi, sementara sisanya sedang dikejar pembangunannya tahun ini.
Setiap unit SPPG nantinya akan memberdayakan tenaga kerja lokal secara masif.
Meskipun terkendala pasokan telur, Pemkab Kukar optimis program ini akan memberikan efek domino bagi ekonomi rakyat. Selain menurunkan angka stunting melalui pemenuhan gizi di sekolah, sirkulasi uang akan berputar di desa karena bahan baku dibeli langsung dari warga.
“Harapan kita gizi anak-anak terpenuhi sehingga mereka fokus belajar. Di sisi lain, ekonomi lokal bergerak karena kita menggunakan bahan baku dan pekerja dari masyarakat sekitar,” tutup Sandi.
Laporan: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com








