TENGGARONG – Kebijakan relokasi Pasar Ramadan tahun 2026 di Kota Raja membawa dampak kontras bagi para pedagang. Jika pusat takjil di Tangga Arung Square (TAS) tampak ramai, pemandangan berbeda justru terlihat di bazar pakaian kawasan Jalan Ki Hajar Dewantara, Tenggarong, yang terpantau sepi peminat.
Pemisahan lokasi antara pedagang makanan dan pakaian disinyalir menjadi penyebab utama anjloknya omzet pedagang konveksi tahun ini.
Sayid, salah satu pedagang pakaian di Jalan Ki Hajar Dewantara, mengeluhkan drastisnya penurunan penjualan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, hilangnya “kerumunan pemburu takjil” di sekitar lapak mereka membuat antusiasme warga untuk menengok bazar baju ikut hilang.
“Dulu kalau sore jam 3 sudah ramai sekali karena warga sekalian beli takjil terus mampir lihat baju. Sekarang sejak makanan dipindah ke TAS, di sini sepi sekali. Sehari kadang cuma 1-2 orang saja yang beli,” ungkap Sayid, Senin (9/3/2026).
Padahal, para pedagang telah merogoh kocek sebesar Rp3 juta untuk sewa tenda dan listrik selama satu bulan penuh. Saat ini, hanya tersisa 6 tenda pedagang yang masih bertahan di lokasi tersebut.
Respons Pemerintah
Menanggapi keluhan tersebut, Camat Tenggarong, Sukarno Eko Budi Santoso, menjelaskan bahwa pemisahan lokasi ini adalah hasil kesepakatan bersama untuk menjaga kondusivitas antarpedagang.
“Pasar Ramadan di lapangan Pasar Tangga Arung Square (TAS) memang dikhususkan untuk takjil. Sementara pakaian dialihkan ke area pinggir Masjid Agung agar tidak terjadi kecemburuan dengan pedagang pakaian permanen yang ada di dalam TAS,” jelas Eko, Senin (9/3/2026).
Pihak kecamatan mengaku tidak menutup mata terhadap keluhan sepinya pembeli di bazar pakaian tersebut. Eko menyatakan akan segera melakukan evaluasi dan mencari solusi terbaik bagi para pedagang.
“Menyikapi keluhan para pedagang baju ini, nantinya kita upayakan untuk berkoordinasi dengan Disperindag Kukar terkait hal ini. Kita cari jalan tengahnya agar ekonomi pedagang tetap berjalan,” pungkasnya.
Laporan: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com








