Sampaikan LKPJ dan Kinerja APBD 2025, Gubernur Kaltim Sebut Target Pendapatan Daerah Terealisasi 92,61 Persen

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud saat menyampaikan LKPJ dan Kinerja APBD 2025 di DPRD Kaltim. (Foto: Pemprov Kaltim)

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kaltim yang digelar di Samarinda, Senin (30/3/2026). Penyampaian laporan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas kinerja pemerintahan daerah.

Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, termasuk Wakil Gubernur Seno Aji, Sekretaris Daerah Sri Wahyuni, unsur Forkopimda, serta para kepala perangkat daerah. Sidang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kaltim Ekti Imanuel bersama pimpinan dewan lainnya, dengan kehadiran puluhan anggota legislatif.

Pendapatan Capai 92,61 Persen dari Target

Dalam paparannya, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menyampaikan capaian kinerja keuangan daerah sepanjang tahun 2025. Ia menjelaskan bahwa target pendapatan daerah sebesar Rp19,149 triliun berhasil direalisasikan sebesar Rp17,735 triliun atau setara 92,61 persen.

“Pendapatan tersebut bersumber dari tiga komponen utama, yaitu Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah,” ujarnya di laman resmi pemprov.

Sementara itu, belanja daerah ditargetkan sebesar Rp21,696 triliun dengan realisasi mencapai Rp19,372 triliun atau 89,28 persen. Penggunaan anggaran difokuskan pada belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, serta belanja transfer.

Disusun Berdasarkan Dokumen Perencanaan

Gubernur menegaskan bahwa penyusunan LKPj 2025 mengacu pada sejumlah dokumen perencanaan pembangunan daerah, seperti RPJPD 2025–2045, RPD 2024–2026, serta RPJMD 2025–2029. Selain itu, dokumen ini juga disusun sesuai regulasi yang berlaku, termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2024.

LKPj tersebut juga memuat tindak lanjut atas rekomendasi DPRD Kaltim terhadap laporan tahun sebelumnya, sebagai bentuk evaluasi dan perbaikan berkelanjutan dalam tata kelola pemerintahan.

Program Unggulan dan Capaian Pembangunan

Selain kinerja keuangan, Rudy Mas’ud turut memaparkan capaian pembangunan daerah yang mencakup empat tujuan dan sebelas sasaran strategis dalam kerangka visi “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas”.

Ia juga menyinggung pelaksanaan program unggulan Pemprov Kaltim, yakni Gratispol dan Jospol, yang dijalankan melalui APBD Perubahan 2025. Kedua program tersebut memiliki target anggaran sebesar Rp3,584 triliun dengan realisasi mencapai Rp3,057 triliun.

Capaian kinerja fisik program tercatat sebesar 90,76 persen, sedangkan capaian keuangan mencapai 85,26 persen.

Melalui penyampaian LKPj ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada hasil pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Redaksi Media Etam

Bagikan:

Pos terkait