TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mendorong sinkronisasi hasil verifikasi dan validasi (Verivali) Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Bupati Kukar Edi Damasnyah menyampaikan kendala di lapangan, salah satunya terkait sistem yang bermasalah. Menurutnya, setiap bulan diinput data di sistem, tapi tidak ada perubahan, sehingga proses input data tak terakomodir di sistem yang ada.
Edi kemudian mengatakan, semangat Pemkab Kukar terkait penanggulangan kemiskinan tak pernah kendor.
“Kami komitmen menanggulangi kemiskinan tepat sasaran, untuk itu kami mohon koreksi atau arahan kepada Kemensos,” ujarnya, 11 Oktober 2022.

Agus kemudian mengapresiasi proses verivali DTKS yang dilakukan Kukar dan berharap data tersebut valid. Terkait jumlah orang yang layak dibantu menurun, hal tersebut bisa jadi karena keberhasilan pembangunan.
“Bisa jadi ini keberhasilan Pak Bupati dalam pembangunan, yang sebelumnya orang tersebut tidak mampu tapi sekarang hidupnya jadi lebih baik,” ujarnya.
Kemudian Agus juga mengapresiasi atas keterlibatan semua pihak dan juga kearifan lokal dalam verivali DTKS di Kukar.
“Memang butuh kearifan lokal untuk betul-betul melihat orang yang memang pantas dibantu,” ujarnya.
Setelah pertemuan tersebut, Bupati Kukar kemudian mengumpulkan para Camat untuk membahas langkah-langkah selanjutnya yang akan dilakukan untuk mengatasi kemiskinan dengan berbekal DTKS yang telah di verivali. (Adv)








