Bupati Edi Damansyah Launching SIE Desa

aplikasi Sistem Informasi Elektronik Desa (SIE Desa)
aplikasi Sistem Informasi Elektronik Desa (SIE Desa), di Tenggarong. [Ist]

TENGGARONG – Bupati Kukar Edi Damansyah resmikan aplikasi Sistem Informasi Elektronik Desa (SIE Desa) pada kegiatan silaturahmi antar pemerintah Kabupaten Kukar dengan Pemerintah Desa se-Kukar, di Gedung Bela Diri Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang, Rabu kemarin.

Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan, aplikasi SIE Desa hadir untuk mendukung peran desa dalam penghapusan kemiskinan ekstrem. Diharapkan dengan aplikasi SIE Desa dapat membantu dan memberikan dukungan pada fungsi pertama, verifikasi data sesuai daftar yang terdapat dalam aplikasi penanggulangan kemiskinan berdasarkan kriteria program yang telah ditetapkan.

Bacaan Lainnya

“Kedua, menyusun kebijakan penanggulangan kemiskinan yang terintegrasi dengan kebijakan pemkab Kukar didalam proses perencanaan, yakni pada RPJMDes maupun RKPDes. Ketiga, melakukan koordinasi dan kesepakatan bersama dengan Pemkab Kukar dalam penetapan sasaran penerima manfaat program penanggulangan kemiskinan. Dan keempat, pengalokasian belanja desa untuk program penanggulangan kemiskinan di masing masing wilayah, ” paparnya.

aplikasi Sistem Informasi Elektronik Desa (SIE Desa)
aplikasi Sistem Informasi Elektronik Desa (SIE Desa), di Tenggarong. [Ist]
Bupati Edi Damansyah berharap, dengan aplikasi SIE Desa dapat memperbaiki tata kelola pemerintahan Kabupaten maupun desa dalam bidang pengawasan sehingga  pelaporan dapat terintegrasi secara utuh dan baik untuk Desa maupun BPD.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar Arianto menjelaskan, aplikasi SIE Desa adalah aplikasi yang dibuat oleh DPMD, terkait dengan bagaimana untuk mengelola, menghimpun, dan memanfaatkan data.

“Diantaranya data perangkat desa, BPD, arsip desa, kelembagaan desa, dan aset desa sampai data desa. Dimana untuk pengelolaan data yang sekarang ini manual, jadi data manual diketik dalam komputer kemudian nanti dikirim dalam bentuk peper, laporan setiap bulan atau nanti per semester ke DPMD dan pihak lain yang terkait, ” terangnya.

Ia mengatakan, untuk aplikasi SIE DESA ini data itu tinggal di-upload saja oleh desa dari desa, kita sudah bisa lihat semua nanti kecamatan bisa lihat, kami di DPMD bisa lihat langsung.

“Dan real datanya, kalau pihak desa itu updatenya aktif setiap ada perubahan updateing data, di input dari SI DESA kita dari Kabupaten sudah bisa monitor secara langsung dan bisa menyesuaikan, ” tandasnya. (Adv)

Bagikan:

Pos terkait