Samarinda – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kaltim mengadakan audiensi yang dipimpin oleh Presidium KAHMI Kaltim, Dr. Murjani, dan Sekretaris Jenderal Zain Taufik. Audiensi ini juga dihadiri oleh sejumlah pengurus KAHMI Kaltim. Pertemuan ini bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus melaporkan rencana kegiatan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) KAHMI Kaltim 2023 yang akan diikuti oleh Majelis Daerah (MD) 10 kabupaten/kota se-Kaltim. Rakorwil tersebut dijadwalkan akan berlangsung di Hotel Grand Sawit Samarinda pada tanggal 26 November 2023 mendatang.
Selama pertemuan tersebut, Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, menyoroti isu penting mengenai ketahanan pangan. Akmal Malik mencatat bahwa Presiden RI Joko Widodo selalu menekankan pentingnya membangun ketahanan pangan di tengah krisis pangan yang melanda dunia saat ini.
“Saya ini bawahan Presiden, tugas intinya mendukung pembangunan di Kaltim, disamping tentunya melaksanakan tugas-tugas pemerintahan. Untuk mendukung IKN (Ibu Kota Negara) itu, saya ingin melakukan transformasi pertanian di Kaltim, ini juga sesuai arahan Presiden untuk membangun ketahanan atau kedaulatan pangan,” kata Akmal Malik.
Akmal Malik menjelaskan bahwa transformasi pertanian yang dimaksud melibatkan pengembangan pertanian modern yang memanfaatkan kemajuan teknologi. Hal ini diharapkan akan menghasilkan panen yang lebih cepat dan berkualitas tinggi. Menariknya, Akmal Malik juga menggarisbawahi bahwa transformasi ini tidak harus memerlukan lahan yang luas atau melibatkan pekerjaan fisik seperti pertanian tradisional. Pertanian modern bisa dikembangkan di halaman rumah atau dengan memanfaatkan konsep green house.
Dalam konteks kerjasama dengan KAHMI Kaltim, Akmal Malik mengundang mereka untuk turut berperan dalam pengembangan konsep pertanian modern. Dia menekankan bahwa KAHMI Kaltim, sebagai mitra pemerintah, dapat memainkan peran penting dalam mengembangkan konsep ini, terutama melalui kader-kader mereka di daerah (Amin/Advertorial/Diskominfo Kaltim)








