Tenggarong – Dalam langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Plt Asisten III Setkab Dafip Haryanto, resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) dan Survey Lapangan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rencana perencanaan pembangunan kawasan transmigrasi di wilayah Kota Bangun dan Tabang, yang digelar beberapa waktu yang lalu di Ruang Serbaguna Bappeda, Tenggarong.
Membacakan sambutan tertulis dari Bupati Kukar Edi Damansyah, Asisten III Dafip Haryanto menyampaikan apresiasi atas inisiatif penting ini.
“Ini merupakan bentuk komitmen bersejarah bagi Kutai Kartanegara dimana rencana kawasan transmigrasi yang akan ditetapkan merupakan langkah penting dalam penetapan kawasan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Dafip Haryanto.
Program transmigrasi ditekankan sebagai instrumen pemerintah yang krusial dalam distribusi pembangunan dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.
“Untuk itu, saya menyambut baik FGD ini terkait pemetaan kawasan transmigrasi dan menggali gagasan dari para ahli, pemangku kepentingan serta masyarakat,” tambah Dafip Haryanto, menekankan pentingnya perencanaan yang solid dan berkelanjutan.
Plt Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kukar, M. Hatta, menambahkan bahwa penyusunan rencana kawasan transmigrasi di Kota Bangun dan Tabang dilakukan oleh BPIKDPDTT RI, lembaga yang memiliki kewenangan dalam penetapan kawasan transmigrasi. “Rencana kawasan transmigrasi merupakan salah satu inisiatif penting dalam upaya pemerintah daerah untuk memajukan sektor transmigrasi dan tenaga kerja di wilayah Kukar,” ucap M. Hatta.
Hatta menyoroti berbagai aspek kajian dalam rencana ini, seperti pemberdayaan masyarakat lokal, pembangunan infrastruktur dasar, dan peningkatan kualitas tenaga kerja. “Kualitas tenaga kerja juga diperlukan di kawasan sehingga memperkuat dan berkontribusi dalam sektor yang berpotensi termasuk dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan serta kerja sama dengan pihak terkait lainnya,” pungkasnya.
FGD dan survey lapangan ini diharapkan membuka jalan bagi terwujudnya kawasan transmigrasi yang produktif dan berdaya saing tinggi, yang akan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Kutai Kartanegara.








