Desa Sumber Sari Masuk Lima Besar Lomba Desa Wisata Kaltim 2025, Wujud Gotong Royong dan Inovasi Lokal

Desa Sumber Sari Masuk Lima Besar Lomba Desa Wisata Kaltim 2025, Wujud Gotong Royong dan Inovasi Lokal

Mediaetam.com – Prestasi membanggakan berhasil diraih oleh Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dengan menembus lima besar dalam ajang Lomba Desa Wisata se-Kalimantan Timur (Kaltim) 2025.

Capaian ini merupakan hasil kolaborasi kuat lintas sektor serta dukungan dan keterlibatan aktif masyarakat dalam menggali dan mengembangkan potensi wisata desa.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kukar, Ridha Patrianta, menegaskan bahwa prestasi tersebut lahir dari sinergi antara berbagai pemangku kepentingan di Kukar.

“Keberhasilan Desa Sumber Sari tidak lepas dari intervensi berbagai OPD (Organisasi Perangkat Daerah), seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan dan Permukiman, serta tentu saja peran aktif masyarakat dan pemerintah desa. Ini adalah hasil gotong royong bersama,” ujarnya.

Menurut Ridha, lokasi strategis Desa Sumber Sari yang berada tak jauh dari pusat Kota Tenggarong menjadi salah satu keunggulan yang mendukung pengembangan pariwisata.

Selain itu, desa ini juga memiliki ragam daya tarik wisata yang sedang digarap secara maksimal.

“Sumber Sari punya banyak potensi, mulai dari wisata alam seperti embung dan bukit, wisata edukasi berbasis pertanian, hingga wisata budaya dan sejarah. Semua potensi ini sedang digarap secara serius,” tambahnya.

Penilaian akhir lomba dijadwalkan pada 31 Juli 2025, dan seluruh desa peserta diharapkan melakukan persiapan terbaik untuk menyambut tahap evaluasi tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Sumber Sari, Sutarno, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian yang telah diraih bersama masyarakat.

“Kami sangat bersyukur. Dukungan dari masyarakat luar biasa. Kami mengembangkan wisata berbasis masyarakat, dan kini mulai terlihat hasilnya,” ungkapnya.

Saat ini, Desa Sumber Sari tengah mengembangkan dua destinasi unggulan, yakni Puncak Bukit Biru dan kawasan Embung.

Puncak Bukit Biru menjadi favorit wisatawan untuk menikmati pemandangan matahari terbit dan aktivitas berkemah, sedangkan Embung menawarkan suasana tenang yang cocok untuk wisata keluarga.

Pengembangan fasilitas terus dilakukan, termasuk pembangunan area glamping (glamour camping) yang sedang dalam proses.

Meski begitu, Sutarno mengakui masih ada tantangan, terutama terkait akses jalan menuju area Embung.

“Jalan sudah cukup baik, tapi kami masih benahi beberapa titik. Kami ingin wisatawan nyaman,” jelasnya.

Ia pun berharap Desa Sumber Sari bisa memberikan kejutan dalam penilaian akhir mendatang.

“Masuk lima besar saja sudah luar biasa. Jika bisa meraih juara, itu adalah bonus dari kerja keras semua pihak,” pungkasnya.

Bagikan:

Pos terkait