DPMD Kukar Tuntaskan Akses Listrik Desa Terpencil

Tenggarong– Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) berkomitmen menuntaskan akses listrik di seluruh wilayah pedesaan hingga tahun 2026. Saat ini, masih ada empat desa yang belum menikmati penerangan selama 24 jam penuh.

Kepala DPMD Kukar, Arianto, mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan berbagai instansi, termasuk PLN dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Timur, guna mempercepat pemerataan listrik di daerah.

Bacaan Lainnya

“Masih ada empat desa yang belum menikmati listrik secara penuh, dan dua di antaranya akan dikerjakan oleh PLN dalam waktu dekat,” jelas Arianto, kemarin.

Empat desa tersebut yakni Lamin Pulut, Lamin Telihan, Sepatin, dan Persiapan Tanjung Berukang. Dua desa pertama akan disuplai jaringan listrik dari PLN, sementara dua lainnya disiapkan melalui program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal karena kondisi wilayahnya tidak memungkinkan pemasangan jaringan konvensional.

Arianto menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari kebijakan pembangunan berkeadilan yang diusung Pemkab Kukar di bawah visi Kukar Idaman Terbaik, khususnya di sektor energi dan permukiman.

“Harapannya di 2026, semua desa sudah terang 24 jam. Pemerintah daerah tidak ingin ada lagi warga yang kesulitan akses listrik,” ucapnya.

DPMD Kukar juga aktif menindaklanjuti laporan dari pemerintah desa terkait wilayah yang belum tersambung listrik. Hasilnya, beberapa daerah sudah menikmati penerangan, seperti Dusun Berambai di Kecamatan Tenggarong Seberang dan Desa Kedang Murung.

Hal serupa juga dilakukan di Kecamatan Kembang Janggut, di mana sebanyak 30 rumah warga kini mendapat manfaat dari PLTS Komunal berkat intervensi DPMD Kukar.

“Begitu ada laporan dari kepala desa, kami tindaklanjuti secepat mungkin. Prinsipnya, tidak boleh ada lagi warga Kukar yang hidup dalam gelap,” ujar Arianto.

Bagikan:

Pos terkait