Hari Raya Iduladha 1442, Saparuddin Pabonglean Potong 5 Ekor Sapi

Saparuddin Pabonglean saat melaksanakan ibadah kurban di salah satu masjid di Tenggarong. (ist)

Kukar – Merayakan Hari Raya Iduladha 1442 Hijriah, yang jatuh bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2021, anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Saparuddin Pabonglean, kembali melaksanakan ibadah kurban. Sebanyak 5 ekor sapi diserahkan kepada beberapa tempat, juga 8 ekor dalam bentuk arisan bersama masyarakat lainnya.

Politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) inipun, membagi ke Masjid Baiturrahman Komplek Perumahan Tambak Rel, SMKN 1 Tenggarong, SMAN 2 Tenggarong, Pondok Pesantren (Ponpes) Ibnu Karim, dan satu ekornya lagi dipotong di kediamannya sendiri, di Perumahan Tambak Rel, Kelurahan Baru, Tenggarong.

Bacaan Lainnya

“Selebihnya (kurban) arisan yang tersebar di beberapa tempat di Kecamatan Tenggarong,” kata Saparuddin, Kamis (22/7/2021).

Saparuddin Pabonglean saat melaksanakan ibadah kurban di salah satu masjid di Tenggarong. (ist)

Saparuddin pun mengatakan jika ibadah kurban bisa dimaknai sebagai bentuk bukti rasa syukur dan ketaatan kepada Sang Khalik. Sebagai pembuktian iman dan taqwa kepada Allah SWT. Terlebih dimasa pandemi COVID-19 yang belum kunjung mereda ini, menjadi momentum kepedulian sosial kepada sesama, berbagi dan bisa dirasakan seluruh pihak yang membutuhkan. Sebagai bentuk kepedulian pada masyarakat dan menambah pemenuhan gizi masyarakat. Meskipun diakui mungkin tidak seberapa.

“Apalagi ibadah kurban ini syariat yang memang diperintahkan, ibadah yang paling dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya, paling mulia, paling sempurna di hari Iduladha,” tambah Saparuddin lagi.

Mantan tenaga pengajar inipun tidak lupa mengingatkan dan mengimbau masyarakat yang memang belum menunaikan ibadah kurban karena terhalang kemampuan. Jika masih sempat hingga memasuki hari tasyrik. Sehingga ketika memang sudah mendapat rezeki, maka bersegeralah untuk menjalankan ibadah kurban pada tahun ini.

“Kapan lagi dan tidak ada jaminan kita bertemu dengan momen seperti ini tahun depan,” ujarnya lagi.

Dalam pelaksanaan penyembelihan dan pemotongan hewan di Masjid Baiturrahman, yang dimana dirinya langsung ikut membantu. Saparuddin memastikan jika teknis pelaksanaannya benar-benar menerapkan sistem protokol kesehatan (Prokes) yang sangat ketat.

Dimulai dengan jumlah panitia yang dibatasi, saling menjaga jarak, menggunakan masker selama proses penyembelihan dan pemotongan hewan kurban. Hingga mengatur jadwal masyarakat yang datang untuk mengbil daging kurban. Yakni dengan menerapkan antrian sesuai jam yang sudah dibagi oleh para panitia pelaksana.

“Antrian jadwal pengambilan daging kurban sudah kita atur sedemikian rupa, dari pengalaman kita (tahun lalu) tidak ada masalah,” pungkasnya. (Adv/DPRD Kukar)

Bagikan:

Pos terkait