Kawal Stok dan Harga Minyak Goreng, Komaruddin: Perlu Pengawasan ke Agen

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Komaruddin. (Ist)

SAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Komaruddin menilai perlu adanya pengawasan untuk memastikan stok dan harga minyak goreng hingga ke tingkat agen.

Dirinya juga mendukung, langkah Pemkot Samarinda yang berupaya menormalkan harga kebutuhan pokok masyarakat tersebut, dengan melakukan operasi pasar.

Bacaan Lainnya
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Komaruddin. (Ist)

Namun cara itu tidak langsung membuat harga menjadi turun. Penjual tetap mempertahankan harga karena sudah terlanjur membeli ke agen.

 

Menurutnya  kenaikan tersebut adalah ulah dari distributor yang enggan meratakan harga.

 

“Naiknya minyak goreng ini ada juga permainan agen,” kata Komaruddin diwawancarai, Sabtu (29/1/2022).

Sebagaimana diketahui, operasi pasar dilakukan dengan menetapkan harga Rp 14 ribu.

Inkonsistensi harga itu lantaran agen tidak mengikuti imbauan pemerintah.

Namun untuk pasar moderen atau supermarket harga tetap Rp 14 ribu.

 

“Operasi pasar sudah dilakukan. Kalau pasar tradisional saja yang harganya di atas normal,” sebutnya.

 

Untuk itu ia berharap kepada pemkot untuk mengawasi agen minyak goreng di Samarinda agar tidak memainkan harga.

 

“Kalau harga di agen tidak turun maka kedepan harga minyak goreng akan tetap tinggi,” pungkasnya. (*/adv).

Editor: Maulana

Bagikan:

Pos terkait