Kota Bangun Sebrang Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Tenggarong – Pemerintah Desa Kota Bangun Sebrang, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menetapkan sektor kesehatan sebagai prioritas utama pembangunan tahun 2025. Fokusnya ialah memperluas akses layanan dasar masyarakat melalui pembangunan posyandu baru serta rehabilitasi polindes.

Kepala Desa Kota Bangun Sebrang, Yusuf, menyampaikan bahwa saat ini terdapat empat posyandu aktif di wilayahnya, namun hanya satu yang memiliki bangunan permanen. Karena itu, pemerintah desa berupaya menambah jumlah posyandu agar pelayanan bisa lebih merata di seluruh dusun.

Bacaan Lainnya

“Kami ingin masyarakat di semua dusun bisa mendapatkan pelayanan yang sama, tidak hanya yang dekat dengan pusat desa,” ujar Yusuf, baru-baru ini.

Selain membangun fasilitas baru, pemerintah desa juga melakukan rehabilitasi polindes agar dapat difungsikan kembali sebagai posyandu tambahan. Yusuf menilai langkah ini penting untuk memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak secara menyeluruh.

Ia menambahkan, pembangunan fisik perlu diimbangi dengan program berkelanjutan agar fasilitas yang telah dibangun benar-benar bermanfaat bagi warga.

“Kalau pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan sudah kuat, masyarakat akan lebih siap menghadapi masa depan,” katanya.

Lebih lanjut, Yusuf menjelaskan bahwa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar saat ini tengah menyiapkan transformasi Posyandu menjadi Posyandu 6 SPM. Dengan konsep tersebut, posyandu nantinya tidak hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mengintegrasikan enam standar pelayanan minimal desa.

“Kami sangat mendukung rencana itu, karena nantinya posyandu bisa menjadi pusat layanan terpadu bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain program dari pemerintah desa, dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui program Kukar Idaman Terbaik, yang memberikan fasilitas BPJS gratis bagi sebagian warga. Meski belum menjangkau seluruh masyarakat, program tersebut telah dirasakan manfaatnya oleh banyak keluarga.

“Sudah banyak warga yang terbantu. Walaupun belum semua tercover, program ini sangat membantu,” tutur Yusuf.

Bagikan:

Pos terkait