Muara Muntai Ilir Jalin Kerja Sama Antar Desa

Tenggarong – Pemerintah Desa Muara Muntai Ilir, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menjalin kemitraan strategis dengan Desa Konggo di Kecamatan Purworejo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kolaborasi ini bertujuan untuk menggali dan mengembangkan potensi lokal secara terencana dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Muara Muntai Ilir, Arifadin Nur, mengungkapkan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk kolaborasi aktif antar desa yang memiliki semangat yang sama dalam memperkuat arah pembangunan.

“Program kami yang digodok sama-sama ini merupakan bentuk kolaborasi antar desa, agar arah pembangunan di Muara Muntai Ilir bisa lebih fokus dan tepat sasaran,” kata Arifadin saat diwawancarai belum lama ini.

Ia menambahkan, kerja sama ini juga diarahkan untuk mendorong peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar lebih maksimal dalam menjalankan peran ekonomi lokal.

“Kami ingin agar BumDes bisa tumbuh lebih optimal. Untuk itu, kami belajar dari pengalaman desa lain yang sudah lebih dulu mengelola potensi mereka dengan baik,” ujar Arifadin.

Kedua desa saling bertukar gagasan serta pengalaman dalam hal perencanaan pembangunan hingga strategi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat secara nyata.

Saat ini, Pemdes Muara Muntai Ilir tengah menyusun sejumlah rencana pembangunan, termasuk menetapkan skala prioritas program berdasarkan kebutuhan serta potensi desa yang ada.

Salah satu sektor yang menjadi fokus perhatian ke depan adalah pariwisata berbasis potensi lokal, yang dinilai mampu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi desa.

“Pariwisata ini ke depan akan menjadi salah satu penggerak ekonomi desa. Kami sedang merencanakan pengelolaan destinasi wisata yang bisa menarik minat pengunjung, tentunya berbasis kearifan lokal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Arifadin mengungkapkan bahwa sekitar 80 persen warga di wilayahnya bekerja sebagai nelayan. Oleh karena itu, penguatan sektor perikanan menjadi bagian dari program prioritas desa.

“Bagaimana program ini bisa betul-betul menyentuh nelayan, meningkatkan pendapatan mereka, dan pada akhirnya berdampak ke kesejahteraan keluarga nelayan di sini,” ujarnya.

Ia berharap seluruh inisiatif pembangunan yang sedang dirancang dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.

“Intinya, kami ingin agar pembangunan desa benar-benar tepat sasaran, menyentuh kebutuhan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Arifadin.

Bagikan:

Pos terkait