BONTANG – Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dipimpin langsung oleh Muslimin, Ketua Komisi I DPRD Bontang menyampaikan terkait penyampaian aspirasi, akan melakukan peninjauan langsung jika nantinya masih ada perusahaan yang tidak datang menghadiri rapat. Senin (20/11/2023).
Dalam RDP tersebut, dihadiri oleh Kepala Bidang Pengawasan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur, PT. Pupuk Kalimantan Timur (PKT), PT. Kaltim Pama Industri (KPI), PT. Kaltim Amonium Nitrat (KAN), PT. Kaltim Industrial Estate (KIE), serta PT. Black Bear Resources.
Ketua Komisi I DPRD Bontang, Muslimin mengatakan dalam pertemuan kali ini berkaitan dengan rekrutmen ketenagakerjaan disalah satu perusahaan, dimana diduga ada sebuah pemerimaan karyawan yang tidak transparan.
“Ikatan Pemuda Loktuan Bersatu (IPLB) menduga, bahwa dikawasan PKT merekrut ketenagakerjaan yang tidak transparan,” paparnya.
RDP kali ini pun masih terjeda, serta belum juga menemukan titik terang, dimana masih ada dari beberapa perusahaan yang tidak datang untuk menghadiri rapat tersebut.
“Rapat kali ini akan berkelanjutan pada Desember mendatang, karena perusahaan yang bersangkutan tidak hadir,” pungkasnya.
Pihak yang menghadiri rapat yakni Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Camat Bontang Utara, dan juga Lurah Loktuan. (Adv/Advertorial/DPRD Bontang)








