Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie Mendapat laporan persoalan air bersih, dari warga Jalan Anggur, Kelurahan Sidodadi, Kota Samarinda.
Dari informasi yang dirinya terima, masyarakat mengeluhkan selama mereka tinggal puluhan tahun daerah tersebut akan tetapi sampai saat ini belum dapat teraliri air PDAM. Sedangkan disana ada perumahan baru tetapi sudah menggunakan air PDAM.
“Mereka menyadari kekurangan adalah letak topografi dataran tinggi, tapi paling tidak ini kita carikan solusinya agar terselesaikan,” ucapnya saat dikonfirmasi beberapa waktu yang lalu.
Menindak lanjuti laporan masyarakat di awal Novan akan menginventarisir apakah seluruh warga di sana menggunakan air dari PDAM atau menggunakan sumur bor. menurutnya ini sangat penting u untuk menentukan langkah yang akan di ambil selanjutnya.
“Intinya kita mau cari solusinya agar masyarakat bisa memanfaatkan air bersih baik itu bersumber dari sumur bor akan tetapi kami berharap dari PDAM sehingga juga akan memberikan kontribusi bagi pemerintah kota,” ucapnya.
Melihat kondisi topografi, memang daerah Jalan Anggur banyak dataran tinggi sehingga menurutnya penggunaan mesin untuk memompa air naik sangat memungkin jika ke depan pemerintah mengaliri air PDAM di daerah tersebut.
“Di sana dataran tinggi sehingga mau tidak mau harus didorong dengan mesin tapi kalau menggunakan mesin ini bukan untuk mengcover dalam skala yang besar paling tidak ini menjadi penopang bagi mesin manual skala kecil karena banyak di perumahan yang ada menggunakan itu,” jelasnya.
Di akhir dirinya berharap selain bersumber dari probebaya, jikalau memang memungkinkan dana yang bersumber dari aspirasi bisa membantu masyarakat disana dirinya pasti akan membantu.
“Karena kita khawatirnya nanti enggak ada yang mengelola kan susah juga,” tutupnya. (Idham/Adv/DPRD Samarinda)








