Penyerang Borneo FC Joel Vinicius telah menunggu 559 hari (18 bulan) untuk kembali mengenakan topeng ‘Black Panther’ pada selebrasinya. Ketika hari itu tiba, wasit justru memberinya kartu kuning. Melihat itu, Fabio Lefundes janji akan menyita topengnya, supaya tak menimbulkan masalah lebih besar. Joel santai saja atas ancaman pelatihnya, tapi dia punya satu syarat …..
Sepakan sebelum pertandingan kontra Persijap, Joel Vinicius berusaha keras di setiap sesi latihan untuk menarik minat Fabio Lefundes. Tujuannya satu, terpilih sebagai starter. Sebab di 2 laga sebelumnya, total ia hanya mengoleksi 37 menit. Karena selalu bermain di babak kedua sebagai pemain pengganti.
Sabtu malam, 23 Agustus 2025, ia berusaha tidur cepat untuk menyiapkan tenaga. Karena pada sore harinya, ia sudah mendapat kisi-kisi akan dimainkan sejak menit awal. Ia sudah menanti momen ini sejak kedatangannya di klub Samarinda. Maka tak boleh ia lewatkan begitu saja, tanpa perayaan gol miliknya.
Beberapa menit jelang laga, tak ada perubahan. Pria Brasil diumumkan oleh Fabio Lefundes akan menjadi penyerang utama kontra Persijap. Dia akan membentuk trio dengan Peralta dan Coutinho di lini depan.
Tubuhnya gempal, tapi sejak peluit awal pertandingan ditiup, dia rajin berlari, menekan, dan membuka ruang. Seluruh kekuatannya dia gunakan. Sampai pada menit ke-24, ia melakukan gerakan tanpa bola ke kotak penalti lawan. Gerakannya tertangkap mata Juan Villa, dengan gerakan menipu, Villa melepas umpan lambung padanya. Sekali kontrol, Joel pun melepas tembakan kaki kanan dari sudut sempit. Gol! Segiri bergemuruh. Joel segera menuju tepi lapangan, mengambil topeng yang sudah ia siapkan, lalu memakainya.
Bersama Juan Villa dan Peralta, ia berpose ‘Wakanda Forever’ lengkap dengan topengnya. Sangat ikonik walau tidak original darinya. Namun kebahagiaannya tak bertahan lama, karena wasit segera menghampiri untuk memberi kartu kuning.
Pada menit ke-76, setelah membuat gol penutup dalam kemenangan 3-1 untuk timnya, Joel kembali melakukan selebrasi Black Panther, tanpa topengnya tapi.
Gol yang Dinantikan Joel Vinicius
Terakhir kali dirinya membuat gol adalah saat mengantar SER Caxias do Sul (RS) menang 2-1 dari FC Santa Cruz di turnamen Campeonato Gaúcho. Itu terjadi pada 12 Feburari 2024, atau 559 hari sebelum pertandingan kontra Persijap.
“Saya berusaha keras agar bisa bermain sejak awal, karena di 2 laga sebelumnya hanya bermain dari bangku cadangan. Dan saya ingin sekali memberikan kontribusi untuk Borneo FC lewat gol,” katanya usai laga.
Bagi Borneo FC, gol itu bukan sekadar gol kemenangan. Tapi sekaligus momen pecah telur. Karena di 2 laga sebelumnya, seluruh gol (2) hanya dibuat oleh Peralta (winger). Belum satu pun penyerang tengah yang berhasil menjaringkan bola ke gawang lawan. Dan Joel, berhasil melakukannya di pekan ketiga. Itu adalah gol pertama dari penyerang tengah Pesut Etam di ajang Super League.
Fabio Lefundes akan Sita Topeng Joel
Sayangnya, selebrasi ikonik Joel justru membawa masalah. Setidaknya bagi Fabio Lefundes.
“Selamat untuk Joel karena telah membuat 2 gol dan berkesempatan memakai topengnya.”
“Tapi setelah ini, saya akan sita topengnya. Karena bagi saya sebagai pelatih, kelakuannya (selebrasi dengan topeng) itu jadi masalah, karena setiap selebrasi dia dapat kartu kuning,” cibir Fabio setengah bercanda. Tentu tak akan ada penyitaan, hanya meminta pemainnya tidak melakukan selebrasi serupa.
Sebab dampaknya bisa ke mana-mana, setiap pemain yang mengoleksi 4 kartu kuning secara kumulatif, akan mendapat sanksi larangan bermain 1 laga.
Balasan Santai Joel
Mendengar pelatihnya mengoceh, Joel hanya cengir-cengir saja. Ia lantas membalasnya dengan santi.
“Nggak masalah topeng saya disita, tapi kalau nanti saya bikin gol lagi, Coach Lefundes harus memakai topeng saya dan selebrasi Wakanda Forever bersama saya,” jawabnya sambil tertawa.
Apakah Joel kecewa karena tak boleh lagi memakai topengnya? “Tidak kecewa sama sekali. Saya justru akan kecewa kalau tidak bisa membuat gol lagi untuk Borneo FC,” pungkasnya. (has)








