Pemdes Muara Kaman Ulu Bangun Sanitasi

Tenggarong – Pemdes Muara Kaman Ulu, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus berupaya menekan angka kemiskinan lewat program yang fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Bacaan Lainnya

Tahun ini, prioritas utama desa adalah pembangunan fasilitas sanitasi dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi rumah layak bagi warga kurang mampu.

Kepala Desa Muara Kaman Ulu, Hendra, menjelaskan program ini dijalankan dengan dukungan kolaborasi antara Pemdes dan sektor swasta, khususnya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Baratabang.

“Untuk program sanitasi, kita bekerja sama dengan CSR PT Baratabang yang membantu membangun 12 unit sanitasi. Setiap unitnya bernilai Rp10 juta dan diperuntukkan bagi warga yang belum memiliki fasilitas sanitasi layak,” ungkap Hendra.

Ia menyebutkan, penerima manfaat utama adalah keluarga yang tercatat dalam program Keluarga Harapan (PKH), penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta data kemiskinan resmi dari Kementerian Sosial, Dinas Sosial, dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).

Untuk perbaikan RTLH, tahun ini disiapkan bantuan untuk 10 unit rumah dengan nilai Rp10 juta per unit, yang berupa material bangunan, bukan uang tunai.

“Dari dana desa sendiri, kami juga menambah 8 unit sanitasi dengan nilai Rp5 juta per unit. Jadi totalnya ada 20 unit sanitasi tahun ini,” tambahnya.

Terkait ketahanan pangan, desa masih menunggu petunjuk teknis terbaru dari pemerintah pusat tentang alokasi Dana Insentif Daerah (DID) sebesar 20 persen.

Hendra menjelaskan, berbagai sumber anggaran tersedia seperti BHPRD, BKKDRT, BKKD Nakes, benQ Provinsi, Dana Desa (DD), dan Alokasi Dana Desa (ADD). Namun, desa harus menyesuaikan dengan kondisi anggaran, mengingat tahun depan kemungkinan defisit.

“Kita punya banyak sumber anggaran seperti BHPRD, BKKDRT, BKKD Nakes, benQ Provinsi, Dana Desa (DD), dan Alokasi Dana Desa (ADD). Tapi ke depan kita tetap harus menyesuaikan diri dengan kondisi anggaran, apalagi tahun depan diperkirakan ada defisit,” ujarnya.

Meski demikian, Pemdes Muara Kaman Ulu tetap berkomitmen memprioritaskan program yang berdampak langsung bagi masyarakat miskin dan terus berupaya membangun desa menuju arah yang lebih baik.

“Tu sih, yang jelas kami prioritaskan dulu,” pungkasnya.

Bagikan:

Pos terkait