Pengendalian Covid-19 di Kukar, Operasi Gabungan Digelar di Pusat Keramaian

KUKAR – Guna terus mengendalikan penyebaran kasus Covid-19 di Kutai Kartanegara (Kukar) Satgas Covid-19 menggelar operasi gabungan, dipimpin Sekda Kukar Sunggono, Sabtu malam, (3/7/2021).

Dimulai dari apel operasi gabungan satgas sebelum menuju titik lokasi razia. Setelah apel, Sunggono bersama rombongan langsung berangkat menuju lokasi yang menjadi target rawan kerumunan, terlebih pada malam minggu ini yang biasanya sering anak muda berkumpul dan nongkrong di tempat kopi, cafe ataupun angkringan.

Operasi gabungan satgas covid-19 tersebut mendatangi beberapa tempat keramaian di Tenggarong, seperti kawasan pasar seni, angkringan stadion Rondong Demang, Angkringan pelabuhan depan Museum Mulawarman serta mendatangi tempat kopi Lakota yang ada di halaman hotel Elty Lesong Batu.

Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono mengatakan, razia tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran bupati Kutai Kartanegara nomor : B-1159/ DINKES/065.11/06/2021 tanggal 24 Juni 2021, tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian lonjakan kasus Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Dari pantauan kami di lapangan, masih banyak masyarakat yang belum patuh pada PPKM yang telah diberlakukan,” kata Sunggono.

Swab acak di salah satu pusat keramaian di Tenggarong. [Prokom Kukar]

Oleh karena itu, pihaknya melakukan operasi gabungan guna memantau dan memberikan penindakan kepada masyarakat yang belum menerapkan protokol kesehatan selama penerapan PPKM di Kukar, salah satunya dengan melakukan tes rapid antigen di tempat kepada pengunjung dan karyawan tempat keramaian seperti cafe dan angkringan.

“Kita siapkan 100 alat rapid antigen untuk kita tes secara acak atau random,” ungkap Sunggono.

Sunggono juga menegaskan, tes rapid antigen tersebut diperuntukan bagi warga yang belum melakukan vaksin dan hasilnya juga akan langsung disaksikan ditempat.

“Tetutama bagi yang belum vaksin,” tuturnya.

Setelah dilakukan patroli dan operasi keliling di tempat keramaian tersebut, dirinya bersyukur dari hampir seratus alat tes rapid antigen yang dipakai, tidak ada satupun yang terkonfirmasi positif.

“Alhamdulillah tidak ada yang positif dihari pertama iperasi ini,” tutup Sunggono. (***)

Share:

About The Author