TENGGARONG – Polres Kukar mulai mematangkan rencana pengamanan untuk menghadapi momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Kabag Ops Polres Kukar, Kompol Roganda, mengatakan persiapan diawali dengan rapat koordinasi tingkat nasional, yang kemudian akan ditindaklanjuti dengan rapat lintas sektoral di Mabes Polri minggu depan.
Menurutnya, masa pengamanan diperkirakan berlangsung selama 14 hari, mulai 22 Desember 2025 – 2 Januari 2026. Meski belum ditetapkan secara resmi, Polres Kukar sudah menyiapkan gambaran umum pola pengamanannya.
Pihaknya akan mendirikan satu pos pengamanan terpadu. Selain itu, pos pengamanan juga akan disebar di beberapa titik seperti Taman Titik Nol, satu pos khusus di area gereja di Tenggarong, serta sejumlah lokasi wisata. Seluruh Polsek juga akan dilibatkan untuk menentukan titik pos pengamanan tambahan.
Dalam pelaksanaan operasi, Polres Kukar membagi beberapa satuan tugas, mulai dari satgas preventif, preemtif, penegakan hukum, hingga satgas bantuan. Untuk kegiatan preemtif, personel akan turun langsung melakukan sosialisasi door to door, patroli, hingga menyampaikan imbauan melalui media sosial.
Polres Kukar juga melibatkan sejumlah instansi lain seperti Satpol PP, Dishub, Dinas Kesehatan, Damkar, dan BPBD demi memastikan seluruh potensi kerawanan bisa ditangani cepat dan terkoordinasi.
Kerahkan Ratusan Personel
Saat ditanya jumlah personel yang akan dikerahkan, Roganda mengaku belum ada angka final. Namun ia memastikan jumlahnya akan mencapai ratusan personel, mengingat intensitas kegiatan masyarakat selama Nataru cukup tinggi.
Terkait potensi kerawanan, ia menyebut Kukar relatif aman meski tetap perlu waspada terhadap cuaca ekstrem. Ia juga mengingatkan soal rumah-rumah yang ditinggal pemiliknya saat liburan. Polres Kukar membuka layanan penitipan kendaraan di Polres maupun Polsek, dan semuanya gratis.
Soal perbandingan pengamanan Nataru dan Idul Fitri, Roganda menegaskan keduanya sama-sama harus dipersiapkan secara maksimal. Setelah Nataru, aparat juga langsung masuk ke persiapan Ramadan dan Idul Fitri.
Roganda juga mengimbau warga untuk berhati-hati saat berkendara maupun saat bermain petasan, terutama menjelang tahun baru, karena risiko kebakaran dan kecelakaan kerap meningkat.
“Perjalanan liburan pasti ramai. Kami hanya mengingatkan supaya masyarakat tetap waspada demi meminimalisir potensi gangguan keamanan,” tutupnya.
Penulis: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com








