Tenggarong – Pemerintah Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus mengupayakan pembangunan infrastruktur pertanian, khususnya jalan usaha tani, demi memperlancar distribusi hasil panen masyarakat.
Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, mengungkapkan bahwa pada tahun lalu telah dibangun sekitar 900 meter jalan usaha tani. Sementara untuk tahun ini, direncanakan pembangunan sepanjang 3 kilometer.
“Saat ini sedang dilakukan survei lapangan oleh konsultan. Mereka akan melihat skala prioritas dan kebutuhan petani yang lahannya belum memiliki akses jalan,” kata Yusuf, baru-baru ini.
Ia menjelaskan, pembangunan jalan usaha tani menjadi hal mendesak, karena mayoritas petani di wilayahnya belum memiliki akses memadai ke lahan pertanian.
Menurutnya, kondisi tersebut kerap menyulitkan petani, terutama saat musim hujan, ketika jalan berlumpur dan tidak dapat dilalui kendaraan.
“Kalau musim hujan, hasil panen tidak bisa keluar. Petani sangat kesulitan,” ujarnya.
Melalui pembangunan jalan usaha tani, Yusuf berharap akses petani ke lahan dan distribusi hasil panen dapat berjalan lebih lancar dan efisien.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten yang telah memberikan dukungan melalui program-program pembangunan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Pertanian.
Yusuf berharap, kelompok tani dan para petani yang telah menerima bantuan program tersebut benar-benar dapat merasakan manfaatnya dalam peningkatan produksi pertanian.
“Semoga bantuan yang diberikan bisa benar-benar bermanfaat dan mensejahterakan petani yang ada di Desa Rapak Lambur,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para petani untuk turut menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun, agar bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Yusuf menegaskan bahwa pembangunan ini bukan hanya sebatas proyek fisik, tetapi bagian dari strategi membangun ketahanan ekonomi desa berbasis sektor pertanian.
“Alhamdulillah, sudah dua tahun terakhir petani mulai bisa memanfaatkan hasil panennya lebih baik. Harapan saya, ke depan bisa lebih meningkat lagi,” tambah Yusuf.








