Sambut Mahasiswa KKN-T IPE, Kutai Kartanegara Siap Perang Melawan Stunting

Sambut Mahasiswa KKN-T IPE, Kutai Kartanegara Siap Perang Melawan Stunting
Sambut Mahasiswa KKN-T IPE, Kutai Kartanegara Siap Perang Melawan Stunting (ist)

Tenggarong – Dalam upaya nyata pengentasan stunting di Indonesia, khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara, sebanyak 299 mahasiswa Poltekes Kemenkes Kalimantan Timur telah resmi dilepas untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Terpadu Interprofesional Education (KKN-T IPE). Pelepasan ini dilakukan oleh Plt Asisten III Setkab Kutai Kartanegara, Dafip Haryanto, dalam suatu upacara di Ruang Serbaguna Kantor Bappeda, Tenggarong, beberapa waktu yang lalu.

Dr. Dini Indo Virawati, Wakil Direktur III Poltekes Kemenkes Kaltim, mengapresiasi kerja sama ini,

“Sebanyak 299 mahasiswa Poltekes Kemenkes kaltim untuk melakukan KKNTIPE di 32 Puskesmas Kukar dengan mengangkat tema Stunting yang masih menjadi isu seksi dalam pengentasan stunting di Indonesia,”kata Dini.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemilihan Kutai Kartanegara sebagai lokasi KKN-T IPE bukan tanpa alasan, mengingat kedekatan wilayah tersebut dengan kampus Poltekes Kemenkes Kaltim dan harapan akan terciptanya sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan.

Dafip Haryanto, mewakili Bupati Kukar, mengungkapkan rasa terima kasih dan optimisme terhadap program yang diharapkan dapat menyumbang pada pengentasan stunting,

“Saya menyambut baik atas kerjasama dan kolaborasi KKNTIPE di Kukar semoga para mahasiswa poltekes yang akan disebar di 32 puskesmas se-Kukar mulai 1 November sampai 24 November 2023 serta dapat mengaplikasikan ilmunya dan bermanfaat bagi masyarakat terutama turut berkontribusi dalam pengentasan stunting di Kukar,”kata Dafip Haryanto.

Program KKN-T IPE ini menggabungkan aspek pembelajaran akademik dengan implementasi di lapangan melalui kolaborasi multiprofesional di pusat-pusat layanan kesehatan. Mahasiswa dari berbagai jurusan seperti keperawatan, kebidanan, teknologi laboratorium medik, Gizi dan Dietika, serta promosi kesehatan akan ditempatkan di 32 Puskesmas yang tersebar di Kutai Kartanegara. Mereka akan didampingi oleh pakar dari berbagai bidang kesehatan untuk membawa pengetahuan dan keterampilan mereka langsung ke masyarakat.

“Selamat KKNTIPE di Kukar, diharapkan dengan banyaknya daya dukung dapat terlaksana dengan target yang telah ditetapkan perguruan tinggi dan bermanfaat bagi masyarakat dalam pelayanan kesehatan,” tutup Haryanto.

Bagikan:

Pos terkait