Siapkan Anggaran Untuk Renovasi dan Gedung Baru Sekolah di Kaltim Tahun Depan

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Rusman Yaqub (Foto Iswanto, Mediaetam.com).
Anggota DPRD Kalimantan Timur, Rusman Yaqub (Foto Iswanto, Mediaetam.com).

Mediaetam.com, Samarinda – Komisi IV DPRD Kaltim menyiapkan anggaran untuk renovasi dan pembangunan  gedung sekolah baru. Mereka telah menyusun program kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur untuk  2024.

Anggota Komisi IV Rusman Yaqub menjelaskan banyak program kerja yang mereka susun. Mulai dari renovasi sekolah, sertifikasi siswa vokasi dan kompetensi guru, fasilitas praktikum, hingga Bosda.

Sejumlah sekolah yang termasuk dalam rencana renovasi itu meliputi Kutai Barat, Berau, Balikpapan, Kutai Timur, hingga Samarinda.

“Di Samarinda bukan hanya renovasi sarana prasarana sekolah, melainkan juga gedung baru untuk SMA Negeri 5 dan SMA Negeri 3,” ungkap Rusman belum lama ini.

Lanjutnya, Dinas PUPR Kaltim yang akan mengerjakan renovasi sekolah.  Selain itu, terkait sertifikasi siswa vokasi, mereka punya fokus khusus. Rusman mengatakan pemerintah akan fokus meningkatkan jumlah lembaga sertifikasi profesi untuk siswa SMK. Targetnya, ada tiga lembaga baru. Jadi, dari 17 lembaga menjadi 20 lembaga.

“Hingga pertengahan 2023, ada peningkatan kompetensi bagi 1.000 guru asesor, baik yang telah berakhir masa berlakunya maupun yang baru bergabung,” katanya.

Selain itu fasilitas praktikum juga menjadi perhatian komisi IV DPRD Kaltim bersama Disdikbud Kaltim yaitu terkait pembangunan laboratorium dan area kerja (workshop) untuk SMK dengan alokasi anggaran mencapai Rp4,1 triliun.

Rusman mengatakan rancangan Program pendidikan Kaltim tahun anggaran 2024 juga mencakup rencana peningkatan insentif dan Bosda untuk SMA dan SMK. serta kapasitas pengawas dan hal lain. Selain ia juga mengkonfirmasi Untuk jumlah alokasi anggaran beasiswa pada rancangan program pendidikan Kaltim tahun anggaran 2024

“tidak terjadi peningkatan signifikan pada 2024. Alokasi anggaran untuk beasiswa tetap sekitar Rp300 miliar,” tutupnya

Bagikan:

Pos terkait