Warga Palaran Keluhkan Elpiji Langka

Antrean warga yang ingin beli gas 3kg di Kantor Camat Palaran. (Sumber: IG @Palaranku)
Antrean warga yang ingin beli gas 3kg di Kantor Camat Palaran. (Sumber: IG @Palaranku)

Samarinda – Warga Palaran curhat dengan wakapolsek Palaran AKP Rustoni soal LPG (elpiji) langka. Mereka harus antre panjang untuk mendapatkan LPG 3 kg. Hal ini mereka sampaikan langsung dalam dalam Jumat curhat pada (12/01/23).

Dalam keterangan tertulis Polsek Palaran, warga saat ini mengeluhkan kepada pihak kepolisian mengenai elpiji langka. Seperti yang diutarakan Salman warga Kecamatan Palaran dirinya mengeluh sudah hampir sepekan ini ketersediaan tabung gas elpiji 3kg di wilayah Palaran sangat sulit.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal tersebut wakapolsek menyampaikan kepada warga jika kepolisian akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini muspika Kecamatan Palaran guna mengatasi kelangkaan tabung gas elpiji.

Dia juga memaparkan, jajaran pemerintah tengah mengupayakan akses elpiji untuk masyarakat. Pada Jumat ini juga, pihak Kecamatan telah membuka pasar gas elpiji di halaman kantor camat Palaran untuk seluruh warga Kecamatan Palaran dengan harga Rp 18 ribu per tabung.

Sebelumnya, Imam Bukhari sales manager Pertamina Samarinda melaporkan menurutnya ada fenomena peningkatan pembelian dan antrean di tingkat pangkalan. Padahal, Pertamina menyediakan 30.800 tabung 3 kg/hari untuk kota Samarinda.

“Dan kami meminta dukungan dari Pemerintah kota (Pemkot) Samarinda berupa rekomendasi untuk menambah kuota untuk meredam kelangkaan yang ada saat ini,” ujar Imam saat audiensi dengan Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas bumi Hiswana Migas, pada Senin (8/1). (redaksi)

Baca juga: LPG 3 Kilogram Langka, Samarinda Dijanjikan Bertambah Kuotanya

 

Bagikan:

Pos terkait