Mempersiapkan Masa Depan Pariwisata Maratua dengan Belajar Bahasa Inggris

Anak-anak belajar Bahasa Inggris di Yayasan Kalasahan Maratua
Anak-anak belajar Bahasa Inggris di Yayasan Kalasahan Maratua

Maratua – Dari 3.927 total warga Maratua, 1.232 orang adalah anak-anak di bawah 14 tahun. Sepuluh tahun mendatang, mereka yang akan hidup dan mengambil keputusan untuk Maratua. Perkembangan kemajuan wisata di Maratua pun, bergantung dengan anak-anak ini.

Di Maratua, anak-anak bisa belajar Bahasa Inggris gratis. Tujuannya, supaya mereka tidak kalah dengan pelaku wisata yang datang dari luar pulau dan cakap berbahasa Inggris.

Anak-anak tiap sore dan malam belajar Bahasa Inggris di Yayasan Kalasahan. Pengajar tetapnya adalah Mr Enter. Anak-anak pun belajar di tepi pantai sambil memfasihkan Bahasa Inggris mereka.

“Kelas di kalasahan dibuka tiap sore dan malam, pada Senin, Rabu, dan Jumat, tetapi ada yang sudah datang sore, datang lagi di malam hari,” jelas Mr Enter.

Mereka belajar Bahasa Inggris tak hanya sekadar mengenal kosa kata Bahasa Inggris. Tetapi, anak-anak mengenal Bahasa Inggris dengan beragam hal yang dekat di sekitar Maratua. Selain itu, mereka juga belajar melalui lagu juga belajar langsung dari wisatawan maupun relawan yang temporary mengajar ke tempat ini.

Meski terkadang peserta naik dan turun jumlahnya, namun masih banyak anak yang bersemangat. Apalagi, sejak Oktober sudah dibuka kelas untuk SMP. Sebelumnya, kelas dibuka untuk anak-anak yang duduk di bangku TK dan SD. Namun, minat anak di kelas SMP yang cukup besar untuk belajar Bahasa Inggris, membuat kelas SMP dibuka. (offy/mediaetam.com)

Bagikan:

Pos terkait