Pantai Panritalopi Diserbu 1.500 Wisatawan per Hari, Pengelola Akui IKN Jadi Pesaing Berat selama Libur Lebaran

Wisatawan menikmati waktu liburannya di Pantai Panrita Lopi. (Dilla/Media Etam)

MUARA BADAK – Pantai Panritalopi masih menjadi destinasi wisata favorit masyarakat Kaltim pada libur Lebaran tahun ini. Per harinya, pantai yang terletak di Muara Badak itu didatangi 1500 wisatawan. Terlihat banyak, namun sejatinya mengalami penurunan yang cukup signifikan. Tren liburan ke IKN disinyalir menjadi penyebab penurunan tersebut.

Pengelola Pantai Panritalopi, Daeng Lompo, mengungkapkan bahwa tingkat kunjungan tahun 2026 ini mengalami penurunan hampir 50 persen dibandingkan tahun 2025 yang sempat menembus angka 3.000 orang per hari. Ia menduga pembukaan akses area Ibu Kota Nusantara (IKN) secara gratis menjadi alasan utama berkurangnya volume wisatawan ke pesisir.

Bacaan Lainnya

“Tahun ini berbeda, penurunannya sekitar 1.500 orang per hari. Diduga karena pengaruh dibukanya area IKN secara gratis, sehingga banyak wisatawan yang beralih berkunjung ke sana,” ujar Daeng Lompo, Rabu (25/3/2026).

Fokus pada Kualitas

Berdasarkan pantauan media ini, bukan hanya Pantai Panritalopi yang mengalami penurunan kunjungan. Wisata unggulan lainnya, seperti Rumah Ulin Arya juga mengalami hal serupa. Bahkan sudah terasa sejak 2 periode libur panjang sebelumnya, yakni libur Lebaran 2025 dan Nataru kemarin. Waktunya bersamaan dengan masifnya kunjungan masyarakat ke IKN.

Dengan fasilitas trilinunan rupiah, serta pengerahan SDM dari pemerintahan, dan tidak adanya tiket masuk ke IKN. Menurut Daeng Lompo, destinasi wisata manapun di Kaltim akan kesulitan bersaing dengan ibu kota baru saat ini dan beberapa tahun ke depan.

Karena itu, ia fokus menjaga kualitas pelayanan dan keunikan pantainya. Panritalopi Beach yang harus ditempuh dengan 2 transportasi, yakni darat dan air (kapal), membuat suasana di sana begitu damai. Seperti jauh dari hirup pikuk kehidupan. Rerimbunan pohon cemara menambah syahdu suasana. Daeng Lompo berusaha menjaga keunikan tersebut, dengan memastikan pantai dalam kondisi bersih setiap saat.

Selain itu, ia tambahkan beberapa pilihan aktivitas seperti banana boat, lapangan voli, area camping dan api unggun, dan masih banyak lagi.

Daeng Lompo juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kukar yang telah meningkatkan aksesibilitas menuju lokasi. “Dukungan pemerintah daerah luar biasa, termasuk pembangunan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang membuat akses ke Panritalopi semakin nyaman,” simpulnya.

Laporan: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait