TENGGARONG – Beasiswa Kukar Idaman Tahap II akhirnya resmi cair pada Senin (17/11/25). Kabar ini disambut suka cita oleh para penerima, termasuk Salsabila Hasanah J, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), Fakultas Kesehatan Prodi Farmasi semester Tiga.
Salsabila mengaku lega setelah menunggu pencairan sisa beasiswa tersebut. Ia mendapatkan informasi dari temannya yang berada di Kukar sebelum akhirnya mengecek langsung rekeningnya.
“Dapat info dari teman-teman di Kukar kalau sudah cair tadi siang. Jadi sehabis kuliah saya langsung ke ATM Bankaltimtara. Dan ternyata masuk Rp3,4 juta,” ujarnya dengan raut gembira.
Dana tersebut rencananya akan ia gunakan untuk menunjang kebutuhan kuliah.
“Rencana mau beli tablet Android untuk penunjang kuliah dan kebutuhan lainnya,” tambahnya.
Sebelumnya, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza, telah menyampaikan bahwa Tim Kesra tengah memproses SPP dan SPM dengan target selesai pada 17 November 2025. Setelah proses itu selesai, berkas langsung diserahkan ke bagian keuangan Setkab Kukar untuk penandatanganan.
“Jika seluruh dokumen telah lengkap, prosesnya akan berpindah ke BPKAD untuk penerbitan SP2D atau Surat Perintah Pencairan Dana,” jelas Dendy.
Estimasi waktu pencairan tidak akan lama. “Mudah-mudahan Senin atau Selasa sudah berproses di SP2D, lalu masuk ke Bankaltimtara,” ungkapnya.
Setelah dana diterima oleh Bankaltimtara, penyaluran ke rekening penerima dilakukan secara bertahap. Tahun ini, ada sekitar 4.500 mahasiswa penerima beasiswa yang akan mendapatkan manfaat dari program tersebut.
Program Beasiswa Kukar Idaman menjadi salah satu program unggulan yang paling dinantikan pelajar dan mahasiswa setiap tahun. Selain membantu biaya pendidikan, program ini membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk mengejar pendidikan tanpa hambatan ekonomi.
Inisiatif beasiswa ini juga selaras dengan 17 Program Prioritas Kukar Idaman Terbaik, Misi 1 : Terbaik dalam mewujudkan pemenuhan dan pemerataan pelayanan dasar kesehatan, pendidikan dan perlindungan sosial. (Nur/Adv/Prokom Kukar)








