TENGGARONG – Kebanggaan untuk Kutai Kartanegara (Kukar) pecah malam tadi saat nonton bareng di Videotron Simpang Odah Etam (SOE) Dua fighter muda asal Kukar, Devan Febra Anantha dari Tenggarong dan Ferdianto dari Anggana, sukses merebut sabuk juara di ajang WWC International Muay Thai Welterweight Champion, Minggu (7/12/25).
Kemenangan itu langsung menyita perhatian banyak pihak, termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar yang menilai prestasi tersebut sebagai bukti bahwa talenta petarung lokal mampu bersaing di level internasional.
Kabid Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, mengatakan prestasi Devan dan Ferdianto tidak terlepas dari dukungan Pemkab Kukar yang selama ini mendorong perkembangan atlet, khususnya di cabang olahraga kombat.
“Dispora Kukar berterima kasih kepada Pemkab Kukar yang terus mendukung pengembangan para atlet hingga bisa menembus jenjang profesional. Perjalanan mereka dimulai dari event di Jakarta, hingga akhirnya dilirik promotor luar,” ujar Dery, Minggu (8/12/2025).
Ia juga menyoroti peran penting AOKI (Asosiasi Olahraga Kombat Indonesia) Kaltim baik di level kabupaten maupun provinsi yang selama ini memberikan lisensi penyelenggaraan event bejaguran di Kukar.
Menurutnya, panggung lokal seperti bejaguran menjadi ladang munculnya fighter bertalenta. “Kalau tidak ada kegiatan itu, mungkin talenta-talenta seperti Devan dan Ferdianto belum terlihat sampai sekarang,” jelasnya.
Dispora Kukar juga menyampaikan terima kasih kepada mentor, penyelenggara kegiatan, serta sponsor yang ikut mendorong kedua fighter hingga bisa pulang membawa sabuk juara.
Momentum ini, kata Dery, menjadi dorongan moral bagi fighter muda lainnya yang kini sedang menapaki latihan rutin maupun kompetisi lokal.
Pembibitan Harus Tetap Jalan
Terkait harapan ke depan, ia menekankan pentingnya keberlanjutan event di Kukar agar bibit-bibit petarung terus muncul dan mendapat kesempatan tampil.
“Kami berharap promotor di Kukar terus menyelenggarakan event seperti tahun kemarin. Dari situlah fighter kita bisa berkembang,” tuturnya.
Dery menilai kemenangan Devan dan Ferdianto menjadi contoh nyata bahwa kerja keras, kesempatan bertanding, dan dukungan ekosistem olahraga yang baik bisa melahirkan prestasi internasional.
Ia menutup dengan pesan optimistis bahwa Kukar punya potensi besar untuk melahirkan lebih banyak fighter yang bisa melaju ke level nasional maupun internasional di masa mendatang.
Penulis: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com








