NUSANTARA – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur memastikan ruas Tol Balikpapan–Ibu Kota Nusantara (IKN) akan difungsionalkan selama masa arus mudik dan libur Lebaran 2026. Tol tersebut dibuka untuk umum selama 17 hari, mulai 13 hingga 29 Maret 2026, dan dapat dilintasi secara gratis oleh masyarakat.
Kepala BBPJN Kaltim, Yudi Hardiana, menjelaskan bahwa ruas tol yang difungsionalkan memiliki panjang sekitar 52,5 kilometer. Pembukaan tol ini bertujuan mempermudah mobilitas masyarakat dari Balikpapan menuju wilayah Kalimantan Selatan maupun kawasan IKN.
“Untuk fungsional jalan tol insya Allah kami buka tanggal 13–29 Maret 2026 dengan panjang 52,5 kilometer,” ujarnya.
Pada periode Lebaran tahun ini, BBPJN juga menambah akses masuk tol. Jika sebelumnya hanya Gerbang Tol Manggar yang dibuka saat periode Natal dan Tahun Baru, kali ini masyarakat dapat mengakses dua gerbang tol sekaligus.
Gerbang pertama tetap melalui Gerbang Tol Manggar. Sementara gerbang tambahan dibuka di Seksi 1B Tol IKN yang dapat diakses dari kawasan Ring Road Balikpapan Selatan dan Jalan Mulawarman, melalui belakang Stadion Batakan di Balikpapan Timur.
Tambahan Gerbang Tol untuk Kurangi Kemacetan
Menurut Yudi, penambahan akses tersebut dilakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang sempat terjadi pada periode libur akhir tahun lalu. Dengan dua pintu masuk, diharapkan arus kendaraan dapat terbagi sehingga kemacetan dapat diminimalkan.
BBPJN juga akan memasang papan penunjuk jalan serta memberikan panduan melalui media sosial resmi agar masyarakat tidak kesulitan menemukan jalur masuk menuju tol.
Selama masa fungsional, kendaraan yang diperbolehkan melintas hanya kendaraan golongan I, seperti mobil pribadi. Bus dan truk tidak diizinkan menggunakan jalur tersebut.
Pengguna jalan juga diwajibkan mematuhi batas kecepatan maksimal 60 kilometer per jam. Selain itu, tol hanya beroperasi pada pukul 06.00 hingga 18.00 Wita.
“Kami berharap masyarakat mematuhi aturan demi keamanan dan keselamatan di jalan tol,” kata Yudi.
Sementara itu, pekerjaan perbaikan di Seksi 3A2 yang sebelumnya mengalami pergeseran pada struktur slab on pile masih terus dikebut. BBPJN menargetkan perbaikan rampung pada 10 Maret 2026 agar ruas tersebut dapat difungsionalkan sesuai jadwal pada 13 Maret.
Yudi mengakui tingginya curah hujan sempat menjadi kendala dalam proses pengerjaan. Meski demikian, berbagai langkah antisipasi telah dilakukan agar target penyelesaian tetap tercapai.
Selain untuk mendukung arus mudik, BBPJN bersama Otorita IKN juga mempertimbangkan pembukaan tol lebih awal pada Hari Raya Idul Fitri. Jika disetujui, tol akan mulai dibuka pukul 05.00 Wita pada 1 Syawal 1447 Hijriah guna memudahkan masyarakat yang hendak melaksanakan Salat Idul Fitri di Masjid Negara Nusantara di kawasan IKN.
Redaksi Media Etam








